Kucing Melahirkan Dengan Jeda Yang Lama

Beberapa hari terakhir ini saya banyak mendapat pertanyaan dari pemilik kucing yang khawatir kucingnya melahirkan dengan tidak normal, kebanyakan mereka khawatir karena kucingnya sudah melahirkan satu ekor anak namun perutnya masih nampak besar (diduga masih ada anak yang belum lahir) dan setelah ditunggu berjam jam masih belum juga melahirkan anak berikutnya. Biasanya mereka menanyakan apakah anak kucingnya masih bisa selamat atau sampai berapa lamakah harus ditunggu, dll. Kekhawatiran ini tentu saja sangat wajar mengingat kita tidak bisa menanyakan langsung ke kucingnya – apa yang dirasakannya.

Terhadap pertanyaan tersebut saya biasanya meminta pemilik kucing untuk melihat apakah kucingnya masih mau makan dan nampak rileks seperti biasanya?, untungnya kebanyakan dari mereka mengamati bahwa kucingnya masih nampak rileks, mau makan dan bahkan masih menyusui anaknya yang sudah lahir terlebih dahulu. Seperti biasanya saya jelaskan jika kucingnya masih mau makan dan minum serta nampak rileks maka tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

 

Apa yang dialami para pemilik kucing diatas merupakan gejala yang disebut dengan interupted labour, saya kurang paham padanan bahasa Indonesia yang tepat namun lebih kurang bisa diterjemahkan sebagai melahirkan dengan jeda.

Interupted labour sering terjadi pada kucing dan masih digolongkan sebagai melahirkan secara normal, pada kondisi ini kucing melahirkan satu ekor anak atau lebih namun kemudian berhenti mengejan. Waktu berhenti mengejan ini bisa berlangsung beberapa jam namun biasanya berkisar antara 24 – 36 jam. Pada saat berhenti mengejan ini sang induk masih nampak rileks, menyusui anaknya dan makan minum seperti biasa. Satu satunya perbedaan dengan kucing biasa adalah perutnya yang masih nampak besar dan terkadang masih terlihat ada gerakan janin kucing yang masih menunggu waktu untuk dilahirkan.

Beberapa referensi menyebutkan hal yang menarik tentang interupted labour ini misalnya ada kucing yang sengaja menunda melahirkan karena tahu pemiliknya sedang pergi (mereka ingin melahirkan dengan ditunggui pemiliknya).

Tentang perilaku melahirkan sendiri barangkali perlu diketahui adanya dua tipe kucing: tipe kucing dependent dan tipe kucing independant. Pada tipe kucing dependan, si kucing cenderung ingin melahirkan di tempat yang mudah terlihat oleh pemiliknya sehingga tidak jarang kucing tipe ini melahirkan ditempat tidur pemiliknya. Adapun tipe independent cenderung melahirkan di tempat yang gelap dan tersembunyi serta tidak suka dilihat orang lain termasuk pemiliknya.

Jadi jika anda memiliki kucing yang kebetulan melahirkan satu atau dua anak namun kemudian berhenti mengejan, tidak perlu panik – mungkin kucing anda sedang mengalami interupted labour.

catatan: hak cipta foto ilustrasi milik Sheeta Chow dengan lisensi CC BY ND 2 

 

 

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Kucing Melahirkan Dengan Jeda Yang Lama

4 pemikiran pada “Kucing Melahirkan Dengan Jeda Yang Lama

  1. Pemberian obat suntik biasanya dilakukan untuk membantu memperkuat kontraksi rahim kucing,relatif aman untuk induk dan anaknya.Obat pacu menjadi tidak aman jika ada indikasi distokia (posisi anak tidak normal) dan jika ini terjadi maka sang induk tidak akan bisa rileks dan akan nampak depresi. Sehingga jika induknya masih nampak biasa saja, menurut saya itu masih aman. Untuk baiknya konsultasikan kembali secara langsung ke dokter yang menanganinya secar langsung.

  2. Ayu berkata:

    terimakasih penjelasannya pak.. kebetulan kucing saya sedang mengalaminya saat ini pak.. sudah melahirkan 3 anak, yg terakhir keluar sekitar jam 19.30 tadi malam.. tadi pagi suami saya mendapati perut kucing saya masih besar dan ada gerakan yg terlihat.. jam 9 pagi kami bawa kucing ke klinik hewan dekat rumah kemudian diberi suntikan pacu agar membantu kucing kontraksi.. tapi sampai sore ini tidak ada tanda2 akan melahirkan pak.. untuk kondisi kucing sendiri sehat, mau menyusui anaknya, makannya malah lebih banyak dari biasanya..
    yg ingin saya tanyakan apakah suntik pacu tersebut akan sangat membantu proses kelahiran yg terakhir pak? karena saya takut berpengaruh pada kondisi ibu dan janin.. terimakasih sebelumnya pak

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.