Vitamin Untuk Kucing

“Kucing  jantan saya  baru baru ini terus terusan kawin sehingga sekarang nampak kelelahan, vitamin apakah yang cocok untuk kucing saya?”, pertanyaan ini ditanyakan oleh salah seorang klien saya melalui pesan whatsapp. Pada kesempatan lain saya juga sering ditanya vitamin apa yang harus diberikan kepada kucingnya supaya jadi gemuk. Bahkan pernah saya mendapati pemilik kucing yang hampir tiap hari memberikan vitamin dan suplemen dalam bentuk gel (yang harganya lebih mahal dari dua porsi ayam goreng siap saji) namun masih belum memberikan vaksinasi untuk kucingnya tersebut. Saat ini banyak dijumpai iklan produk vitamin dan suplemen yang “katanya” bisa membuat kucing jadi gemuk, sehat,cantik , bisa menambah daya tahan tubuh dan sebagainya. Benarkah klaim tersebut dan perlukah kita memberikan vitamin untuk kucing kita?

Lanjutkan membaca “Vitamin Untuk Kucing”
Vitamin Untuk Kucing

Beberapa Mineral dan Vitamin Yang Penting Untuk Kucing

Kucing yang hidup di alam bebas mendapatkan makanan dengan berburu binatang binatang kecil seperti tikus, kadal, dll. Makanan ini sesuai dengan kebutuhan nutrisi kucing yang membutuhkan banyak protein hewani. Akan tetapi kucing rumahan yang dipelihara dan hidupnya tergantung dari makanan yang diberikan pemiliknya. Idealnya pakan yang diberikan kepada kucing haruslah kaya makanan yang kaya dengan protein hewani ( misalnya daging), namun hal ini menjadi tidak praktis dan juga mahal. Adalah masuk akal apabila kemudian pemilik kucing mengandalkan makanan yang dibuat pabrik yang  sudah diformulasikan dan diperkaya (supplemented) sesuai dengan kebutuhan nutrisi dasar kucing.

Pakan yang tidak diformulasikan dengan seimbang sesuai kebutuhan kucing kemungkinan akan menyebabkan pertumbuhan kucing tidak optimal dan juga menyebabkan gangguan kesehatan. Dibawah ini beberapa gejala yang diakibatkan defisiensi dan juga kelebihan unsur tertentu dalam makanan kucing:

Kekurangan Vitamin dan Mineral

  1. ArgininPenyebab :Pakan yang tidak diperkaya (unsupplemented food) dan mengandung casein tinggi ( susu dan keju).Gejala : Depresi, kurang koordinasi, kelemahan otot dan bahan bisa ambruk.
  2. TaurinePenyebab : Pakan anjing yang tidak diperkaya dan diberikan pada kucing, bahan nabati dan susu. Gejala : Kebutaan, gagal jantung dan kucing menjadi kerdil ( pertumbuhan terhambat).
  3. Asam Lemak EsensialPenyebab : Pakan yang kurang mengandung lemak hewani (binatang). Gejala : Kekurangan energi,rambut kusam dan rontok, mandul dan kucing menjadi sensitif dan cenderung galak.
  4. Vitamin APenyebab : Pakan yang kurang mengandung unsur daging hewan. Gejala : Masalah pada kulit dan mata, berat badan menurun, reproduksi terganggu.
  5. Vitamin EPenyebab : Pakan yang terlalu banyak mengandung asam lemak tidak jenuh. Gejala : Pansteatitis ( penyakit lemak kuning).
  6. Vitamin K: Penyebab : Keracunan warfarin. Gejala : Anemia dan pendarahan
  7. Thiamin (Vitamin B1): Penyebab : Pakan yang berasal dari beberapa jenis ikan yang mengandung thiaminase, pakan yang tidak diperkaya dan dimasak terlebih dahulu. Gejala : Kurang nafsu makan, Berat badan turun, gemetaran dan menunjukkan gerakan yang abnormal.
  8. NiacinPenyebab : Pakan yang tidak mengandung niacin. Gejala : Kelemahan, berat badan turun, gangguan mulut, gangguan pernafasan.
  9. BiotinPenyebab : Konsumsi putih telur mentah secara berlebihan. Gejala : Keluar cairan dari mata, hidung, mulut, kurus dan kulit rusak (dermatitis).
  10. KalsiumPenyebab : Pakan yang mengandung rasion kalsium – pospor tidak seimbang. Gejala : Tulang yang rapuh dan hyperparathyroid sekunder
  11. Zat Besi dan TembagaPenyebab : Pakan yang tidak diperkaya.Gejala : AnemiaYodium: Penyebab : Pakan yang tidak diperkaya. Gejala : gangguan thyroid

Kelebihan Vitamin dan Mineral

  1. Vitamin APenyebab :Pakan terlalu banyak mengandung liver mentah.Gejala : Gangguan pada tulang
  2. Vitamin DPenyebab :Pakan terlalu banyak mengandung vitamin D. Gejala : Penumpukan kalsium dan posopor pada jaringan lunak, gangguan ginjal, batu kencing
  3. Kalsium:Penyebab :Pakan tidak seimbang. Gejala : Mineralisasi jaringan lunak
  4. Magnesium: Penyebab : Pakan terlalu banyak mengandung magnesium.Gejala : Pembentukan batu kencing
  5. Bahan NabatiPenyebab : Pakan tidak seimbang. Gejala : Urine alkaline dan mengarah ke batu kencing.

Tidak seperti anjing, kucing cenerung menolak makanan yang potensial meracuni misalnya coklat. Namun seperti pada daftar diatas, pakan yang tidak diformulasikan untuk kucing berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Pakan yang “tidak baik” yang banyak diberikan misalnya:tuna yang tidak diperkaya, hati atau daging mentah, telur mentah, ikan mentah, pakan yang diformulasikan untuk anjing dan produk susu. Banyak kucing yang mengalami diare setelah mendapatkan  susu .

Beberapa Mineral dan Vitamin Yang Penting Untuk Kucing