Laryngitis, Ketika Kucing Tiba Tiba Kehilangan Suara Meongnya

Kucing memang tidak seperti burung berkicau yang dipelihara untuk didengar suaranya, namun pasti ada yang hilang ketika tiba tiba kucing kita kehilangan suara meongnya terutama jika kucing tersebut biasanya rewel dan sering mengeong. Lebih jauh lagi kehilangan suara meong menunjukkan ada yang tidak beres dengan tubuh kucing tersebut.

Salah satu penyebab hilangnya suara meong pada kucing adalah laryngitis yaitu radang pada larynx atau kotak suara dari kucing, ini adalah salah satu gejala dari beberapa penyakit seperti infeksi virus calici atau virus rhinotracheitis. Lanjutkan membaca “Laryngitis, Ketika Kucing Tiba Tiba Kehilangan Suara Meongnya”

Laryngitis, Ketika Kucing Tiba Tiba Kehilangan Suara Meongnya

Cacing Pita, Salah Satu Parasit Pada Kucing

Sebagaimana namanya, cacing ini berbentuk pipih memanjang dan terdiri atas puluhan bahkan ratusan segmen (disebut proglotid) yang didalam perut kucing panjangnya bisa mencapai 60cm.Walaupun umum ditemukan pada kucing namun para pemilik kucing biasanya tidak menyadari keberadaannya.Proglotid dari cacing ini keluar dari tubuh kucing dalam potongan potongan kecil dan sepintas nampak seperti bulir bulir beras atau biji mentimun yang bergerak gerak.Setiap proglotid mempunyai organ reproduksi sendiri sehingga dan menghasilkan telur.

Sebenarnya cacing pita relatif tidak berbahaya bagi kucing karena kerugian yang ditimbulkannya tidak langsung kelihatan, namun kucing yang didalam perutnya terdapat cacing pita akan menderita kekurangan nutrisi dan sebagai akibatnya bisa terhambat pertumbuhan berat badannya serta rambutnya menjadi nampak tidak bagus bahkan bisa rontok lebih banyak dari seharusnya. Lanjutkan membaca “Cacing Pita, Salah Satu Parasit Pada Kucing”

Cacing Pita, Salah Satu Parasit Pada Kucing

Cat Scratch Disease,Penyakit Cakaran Kucing

Penyakit Cat Scratch Disease (SCD) atau bisa diterjemahkan sebagai Penyakit cakaran kucing mungkin tidak begitu populer, namun karena sifatnya yang zoonosis atau menular dari hewan ke manusia maka penting bagi kita untuk mengetahuinya. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Bartonella henselae dan kucing disini hanya berperan sebagai reservoir saja. Selain kucing, anjing juga berperan sebagai perantara dari bakteri B.henselae tersebut.

Sebenarnya penyakit ini tidak berakibat fatal bagi manusia dan bahkan sering bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan khusus. Akan tetapi pada keadaan tubuh lemah dan minim zat kebal (misalnya pada penderita HIV), maka penyakit ini bisa menjadi serius.

Manusia bisa tertular bakteri Bartonella henselae jika digigit atau dicakar kucing/anjing yang terinfeksi bakteri ini. Selain gigitan penularan juga bisa terjadi apabila kucing yang terinfeksi menjilat kulit yang memiliki luka terbuka.

Pada manusia, gejala CSD biasanya muncul 7 – 14 hari setelah terjadinya gigitan. Gejala berupa benjolan kemerahan pada area gigitan,pembesaran kelenjar getah bening terdekat dari lokasi gigitan, demam ringan, menggigil,kelelahan,nafsu makan turun, otot terasa pegal dan mual mual. Karena gejalanya yang cenderung ringan bersifat umum tersebut barangkali penyakit ini tidak begitu populer (tidak sepopuler rabies misalnya).

Pada kucing sendiri infeksi bakteri Bartonella henselae kebanyakan tidak menunjukkan gejala apapun kalaupun muncul demam biasanya akan sembuh sendiri setelah 2 – 3 hari. Pada kejadian yang lebih serius (tapi sangat jarang terjadi) kucing menunjukkan gejala demam, mual dan muntah, mata kemerahan, lesu dan nafsu makan yang berkurang. Bakteri bisa bertahan selama berbulan bulan dalam darah kucing tanpa gejala dan baru akan nampak apabila kucing mengalami stress atau kekebalannya menurun akibat adanya penyakit lain.

Penularan bakteri Bartonella henselae pada kucing terkait dengan pinjal dan kutu, dimana bakteri menyebar melalui kotoran pinjal yang menempel pada kulit kucing dan kemudian tertelan kucing ketika grooming (menjilat). Pada manusia selain gigitan kucing, secara teoritis juga bisa menular melalui gigitan pinjal secara langsung.

Pada kucing yang terinfeksi bakteri Bartonella pengobatan bisa dilakukan dengan pemberian antibiotika dan pencegahan yang paling murah bisa dilakukan dengan menjaga agar kucing tidak memiliki kutu atau pinjal dengan cara menjaga kebersihannya serta rutin melakukan grooming dan pengobatan terhadap parasit.

Sedangkan pada manusia, apabila mengalami gejala tersebut diatas setelah digigit atau dicakar kucing maka segeralah menghubungi dokter terdekat.

Cat Scratch Disease,Penyakit Cakaran Kucing

Yang Harus Dilakukan Ketika Kucing Tidak Mau Makan

Hilangnya nafsu makan merupakan gejala umum yang sering membuat pemilik kucing merasa khawatir, walaupun tidak selalu berakibat buruk namun haruslah dipandang sebagai indikasi adanya ketidaknormalan dalam tubuh kucing dan layak mendapat perhatian. Seekor kucing yang tidak mau makan akan menggunakan cadangan lemaknya untuk mendapatkan energi, penggunaan lemak ini membutuhkan protein dan melibatkan liver (hati). Apabila berlangsung dalam waktu lama mungkin akan menyebabkan gangguan hati.

kucing makan
ilustrasi kucing sedang makan,

Pada dasarnya hilangnya nafsu makan pada kucing, bisa disebabkan oleh beberapa hal:

SakitHilangnya nafsu makan bisa jadi merupakan indikator dari adanya infeksi, gangguan pada organ tubuh tertentu ( misalnya ganjal, saluran pencernaan, dll),bisa juga karena persoalan kecil seperti sakit gigi akan menyebabkan kucing kehilangan nafsu makan.

VaksinasiVaksinasi diberikan ke kucing untuk melindungi si kucing dari penyakit yang mematikan, namun karena vaksinasi pada dasarnya memasukkan “agen asing” ke dalam tubuh kucing – maka adalah normal apabila beberapa kucing mengalami sedikit ketidaknyamanan setelah selesai pemberian vaksinasi dan hal ini menyebabkan nafsu makannya berkurang. Keadaan ini tidak perlu dikhawatirkan karena hanya bersifat sementara.

Tempat AsingSama seperti juga pada manusia, terkadang bepergian (travelling) ke tempat yang baru bisa menyebabkan kucing kehilangan nafsu makan, setelah kucing beradaptasi maka biasanya nafsu makan akan kembali pulih.

Stress dan DepresiApabila dokter hewan menyatakan kondisi kucing sehat sehat saja namun tetap tidak nafsu makan, bisa jadi si kucing mengalami tekanan psikologis tertentu seperti adanya orang baru, kucing atau hewan lain yang baru dalam rumah atau  adanya perubahan pakan yang terlalu cepat.

Pakan BasiPada dasarnya kucing tidak suka makanan yang dingin hal ini merupakan sifat alami pada alam bebas kucing akan segera memakan binatang buruannya yang masih baru dan hangat.

Ukuran tempat pakan yang tidak sesuaiMangkuk pakan yang terlalu kecil dan menyebabkan kumisnya menyentuh tepi mangkuk akan menyebabkan kucing merasa tidak nyaman dan menolak makan dari tempat tersebut. Apabila dirasa tempat pakan terlalu kecil cobalah mengganti

Apapun penyebab kucing tidak mau makan, apakah itu karena sakit atau karena kucing yang rewel – kucing tidak boleh dibiarkan terlalu lama tidak mau makan karen akan mengganggu kesehatannya. Apabila kucing tidak mau makan karena sakit dan sudah ditangani dokter, usahakan mengkuti anjuan dokter untuk penanganannya.

Seperti dijelaskan di atas ada kemungkinan kucing kehilangan nafsu makan bukan karena sakit, pada keadaan ini usahakan merangsang nafsu makannya dengan berbagai cara, misalnya merangsang nafsu nakan dengan pemberian ikan tuna yang baunya mencolok. Apabila menggunakan pakan kucing kalengan,cobalah dipanaskan terlebih dahulu dan diberi tambahan minyak ikan sehingga menimbulakn selera.Apabila kucing tidak mau makan makanan yang ditaruh di piring atau mangkuknya, cobalah meletakkan makanan pada ujung jari dan mendekatkan pada lidahnya untuk dijilati, apabila tidak mau menjilat cobalah mendekatkan hidung kucing dan kemudian pelan pelan ditarik dan diarahkan ke tempat pakannya.

Tidak ada salahnya mengganti menu makan kucing tiga ampai empat kali setahun untuk membiasakan kucing dengan berbagai jenis pakan, mengurangi kemungkinan kucing rewel, mencegah munculnya masalah karena alergi makanan tertentu dan gangguan pencernaan.

catatan:
photo by bobi bobi/ CC BY ND 2.0
Yang Harus Dilakukan Ketika Kucing Tidak Mau Makan