Perubahan Tingkah Laku Pada Kucing Yang Merasa Sakit

Perubahan tingkah laku adalah indikator utama yang menunjukkan seekor kucing sedang merasa sakit, sayangnya perubahan tingkah laku ini seringkali tidak nampak (atau terabaikan) karena kucing secara alami akan berusaha untuk sedapat mungkin menyembunyikan rasa sakitnya. Kecenderungan untuk menyembunyikan rasa sakit merupakan warisan genetis dari nenek moyang kucing karena menampakkan gejala sakit bisa membuat kucing akan nampak lemah dihadapan musuhnya. Lanjutkan membaca “Perubahan Tingkah Laku Pada Kucing Yang Merasa Sakit”

Perubahan Tingkah Laku Pada Kucing Yang Merasa Sakit

Tidak Semua Kucing Boleh Di Vaksin

Adalah kenyataan yang harus kita terima bahwa sampai saat ini belum ada obat yang dipandang mumpuni mengobati penyakit yang ditimbulkan oleh virus dan cara yang paling ampuh untuk melindungi kucing dari penyakit karena virus adalah dengan memberikan perlindungan pada kucing dengan pemberian vaksin. Walaupun vaksinasi terbukti efektif melindungi kucing namun ada kalanya pada kondisi tertentu kucing justru tidak boleh disuntik vaksin. Lanjutkan membaca “Tidak Semua Kucing Boleh Di Vaksin”

Tidak Semua Kucing Boleh Di Vaksin

Vaksin Tidak Menjamin kucing Kita Tidak Akan Sakit

Hampir semua pemilik kucing pasti tahu atau setidaknya pernah mendengar perihal vaksinasi, beberapa menyebutnya sebagai “imunisasi”. Sepanjang yang saya tahu penggunaan kata imunisasi dipakai untuk “manusia” sedangkan vaksinasi lebih diterapkan untuk hewan, walaupun demikian keduanya mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk merangsang munculnya kekebalan dari dalam tubuh.

Walaupun bertujuan menimbulkan kekebalan, namun tidak berarti kucing yang sudah divaksin akan bebas dari segala penyakit selamanya.Reaksi vaksin dan tubuh adalah reaksi antigen dan antibodi, antigen adalah benda asing yang masuk ke dalam tubuh sedangkan antibodi adalah zat kebal yang diproduksi tubuh untuk melawan benda asing tersebut. Antigen bisa berupa bakteri,virus,jamur, dll. Vaksin merupakan antigen berupa bibit penyakit yang sudah dilemahkan sehingga tidak membahayakan tubuh namun cukup untuk merangsang munculnya antibodi. Lanjutkan membaca “Vaksin Tidak Menjamin kucing Kita Tidak Akan Sakit”

Vaksin Tidak Menjamin kucing Kita Tidak Akan Sakit

Stres Pada Kucing

Sering teman teman pemilik kucing khawatir ketika kucingnya tidak mau makan dan khawatir kalau kalau kucingnya sakit. Hal ini wajar karena salah satu gejala kucing sakit adalah nafsu makan yang menurun atau bahkan menghilang. Namun sebenarnya bisa juga kucing menurun nafsu makannya karena mengalami stres.

Stres merupakan satu mekanisme alami yang terjadi dengan cepat pada tubuh kucing sebagai respon terhadap keadaan yang dirasa mengancam si kucing. Pada saat stres tubuh kucing mempersiapkan diri untuk dua kemungkinan : melawan ancaman tersebut atau melarikan diri.Jadi stres merupakan mekanisme alami yang normal dan seharusnya cepat selesai, namun apabila stres tersebut terjadi berkepanjangan maka hal ini menjadi tidak baik untuk kesehatan kucing.

Hal hal yang menyebabkan kucing stress diantaranya: perubahan pada dekorasi atau penataan rumah,perubahan pada tempat pakan dan minum atau toiletnya atau perlengkapan lain yang biasa dipakai kucing, tidak cukup tersedia perlengkapan yang dibutuhkan kucing, adanya kunjungan tamu yang tidak dikenali si kucing,adanya anggota keluarga baru, adanya binatang lain yang dimasukkan ke rumah, di bully oleh kucing tetangga atau kucing lain dalam rumah yang sama, dll.

Gejala gejala yang biasa ditunjukkan kucing yang mengalami stres antara lain:

  • Menjadi lebih suka menyendiri dan bersembunyi.
  • Sering nampak tidur (sebenarnya pura pura tidur) sambil mengamati keadaan sekitarnya.
  • Menjadi kurang bersahabat dengan orang orang disekelilingnya.
  • Nampak malas menggunakan peralatan yang biasanya dipakai.
  • Lebih sering nampak meringkuk dengan mata dipicingkan dan berusaha menjauh ketika didekati
  • Kurang berinteraksi dengan pemilik
  • Nafsu makan dan minum menurun
  • Nampak ketakutan
  • Mondar mandir dan nampak gelisah
  • Bulu nampak kusut
  • Nampak seperti menggaruk garuk tanah di dalam rumah.
  • Menjilat jilat tubuhnya (grooming) secara berlebihan

Apabila melihat gejala tersebut diatas terjadi, usahakan untuk memetakan kira kira kejadian apa yang mungkin menyebabkan kucing merasa terancam sehingga stres. Apabila stres terjadi karena adanya perubahan dalam rumah maka bantulah kucing bisa cepat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Apabila stres terjadi karena kucing merasa terancam oleh kucing lain yang tinggal serumah, maka pisahkanlah keduanya sampai keadaan stabil. Apabila si kucing merasa terancam kucing tetangga maka cegahlah kucing tetangga masuk.

Karena banyak gejala stres yang mirip atau sama dengan  gejala kucing sakit, maka jika stres yang dialami kucing terjadi berkepanjangan maka bawalah kucing ke dokter hewan dan jangan lupa bantulah dokter hewan dengan cara memberikan informasi sebanyak mungkin tentang hal hal yang terjadi pada si kucing sehingga menjadi stres.

Stres Pada Kucing

Mengamati Tanda Tanda Kucing Yang Merasa Sakit

Sangatlah menyenangkan apabila kita mempunyai ilmu seperti nabi sulaiman yang bisa berbicara dengan binatang (termasuk dengan kucing), namun sayangnya kita tidak mungkin memilikinya. Namun demikian jika kita jeli maka kitapun bisa “mendengar” keluhan kacing, terutama ketika merasa sakit.

Walaupun terkadang kita dibuat jengkel atau marah karena kucing kita bertingkah laku “tidak patut” misalnya menjadi agresif atau kencing sembarangan. Dari sudut pandang kucing, tingkah laku yang tidak patut seperti ini menunjukkan adanya hal hal yang tidak beres, karenanya memberi hukuman pada kucing tidak akan menyelesaikan masalah dan bahkan sering memperparah.

Perlu diketahui bahwa kucing sangatlah pandai menyembunyikan perasaannya ketika merasa sakit, dia akan berusaha sekuat mungkin untuk menyembunyikannya. Akan tetapi bagaimanapun juga kucing tetap akan memperlihatkan (walaupun sedikit) perubahan tingkah laku apabila dia merasakan sakit. Sangatlah penting bagi kita untuk sering mengamati tingkah laku kucing kucing kita dan cepat mengambil tindakan apabila dirasa ada yang tidak normal.

Karena sifat dan karakter kucing berbeda untuk setiap individu maka pemilik kucing seharusnya adalah orang yang paling paham apabila kucingnya menunjukkan hal hal yang tidak normal.

Sebagai panduan umum,beberapa perubahan tingkah laku dibawah ini bisa menjadi indikator bahwa kucing merasa sakit:

  • Kucing yang biasanya lincah tiba tiba menjadi lebih pendiam,tidak mau bermain main dan menjadi suka bersembunyi
  • Walaupun kucing menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur namun jika kucing menjadi lebih banyak tidur dibanding biasanya (terutama pada tempat yang sama)merupakan salah satu indikasi adanya hal yang tidak beres pada tubuh kucing.
  • Menjadi lebih sulit atau cenderung menghindar ketika dipegang
  • Sikapnya menjadi lebih agresif dibanding biasanya
  • Menjadi malas beraktifitas misalnya kucing yang biasanya suka meloncat dan naik turun furniture dirumah tiba tiba menjadi tidak suka melakukannya.
  • Ketika beristirahat atau berjalan nampak kaku
  • Suka meringkuk dengan mata yang terpejam
  • Kurang berinteraksi dengan pemilik
  • Nafsu makan dan minum menjadi turun
  • Sering nampak ketakutan
  • Rambut tampak lebih kusam atau kumal.
  • Terdengar merintih atau mengeong ketika menggunakan toilet
  • Grooming atau menjilati rambutnya secara berlebihan

Apabila mengamati ada hal hal yang tidak normal atau tidak wajar pada kucing kita, usahakan segera berkonsultasi dengan dokter hewan – karena bisa jadi hal hal tersebut merupakan indikasi gangguan kesehatan pada tubuh kucing dan lebih awal tertangani akan lebih baik bagi si kucing.

Mengamati Tanda Tanda Kucing Yang Merasa Sakit