Vitamin Untuk Kucing

“Kucing  jantan saya  baru baru ini terus terusan kawin sehingga sekarang nampak kelelahan, vitamin apakah yang cocok untuk kucing saya?”, pertanyaan ini ditanyakan oleh salah seorang klien saya melalui pesan whatsapp. Pada kesempatan lain saya juga sering ditanya vitamin apa yang harus diberikan kepada kucingnya supaya jadi gemuk. Bahkan pernah saya mendapati pemilik kucing yang hampir tiap hari memberikan vitamin dan suplemen dalam bentuk gel (yang harganya lebih mahal dari dua porsi ayam goreng siap saji) namun masih belum memberikan vaksinasi untuk kucingnya tersebut. Saat ini banyak dijumpai iklan produk vitamin dan suplemen yang “katanya” bisa membuat kucing jadi gemuk, sehat,cantik , bisa menambah daya tahan tubuh dan sebagainya. Benarkah klaim tersebut dan perlukah kita memberikan vitamin untuk kucing kita?

Hal yang saya ceritakan diatas merupakan hal yang nyata terjadi dan saya alami, bagi saya ini menunjukkan adanya persepsi yang kurang tepat tentang vitamin dan suplemen. Vitamin dan suplemen seringkali dianggap sebagai “obat” untuk menyelesaikan suatu masalah atau bahkan dianggap sebagai solusi untuk “mencegah” terjadinya masalah kesehatan pada kucing.  Menurut saya, salah satu penyebabnya adalah iklan yang masif dari produsen maupun penjual produk vitamin dan suplemen  melalui berbagai media (terutama media sosial).

Melalui tulisan saya ingin mengajak para pemilik kucing dan pembaca blog ini untuk mendudukkan vitamin pada tempatnya secara proporsional.

Pada dasarnya vitamin adalah senyawa organik yang dibutuhkan dalam “jumlah kecil” agar “proses metabolisme” jaringan dalam tubuh bisa berjalan dengan baik. Jika vitamin tidak cukup tersedia maka akan muncul gejala yang sifatnya spesifik untuk setiap vitamin.

Kebutuhan vitamin yang kecil tersebut, dalam keadaan normal dipenuhi dari makanan yang dimakan kucing, sehingga dengan menyediakan makanan yang baik dan berkualitas dalam jumlah yang cukup dengan sendirinya akan menjamin ketersediaan vitamin bagi kucing kita. Pemberian vitamin yang berlebihan tidak dianjurkan karena tidak ada gunanya dan bahkan pada beberapa keadaan akan berakibat buruk bagi kucing itu sendiri.

Pada saat tubuh kucing tidak berfungsi dengan normal ( pada saat sakit) kucing tidak mendapat nutrisi yang cukup karena sedikitnya makanan yang masuk ( karena nafsu makan kurang) atau karena adanya kerusakan pada organ tubuh tertentu (misalnya usus)  maka tambahan vitamin diperlukan. Namun pada keadaan sehat kebutuhan akan vitamin akan dipenuhi dari makanan yang dimakan dan tambahan vitamin tidak diperlukan.

Jadi menyediakan lingkungan yang baik bagi kucing, makanan yang baik dari segi kualitas dan kuantitas dan vaksinasi yang cukup serta tentu saja program pengobatan parasit yang teratur akan jauh lebih penting daripada menyediakan vitamin yang seringkali mahal harganya.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Vitamin Untuk Kucing

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.