Merawat Rambut Kucing Agar Nampak Cantik

Ibarat pakaian, salah satu daya tarik kucing (di mata manusia) adalah rambutnya, saya lebih suka menyebut rambut dari pada bulu sebab bulu lebih tepat disematkan pada unggas seperti ayam dan burung. Rambut kucing yang sehat akan nampak cantik, bersinar dan tentu saja berfungsi sebagaimana mestinya. Dalam setiap sentimeter persegi kulit kucing terdapat tidak kurang dari 20,000 helai rambut yang memiliki berbagai fungsi: merupakan perpanjangan organ sensoris kucing, membantu produksi nutrisi nutrisi penting seprti vitamin D, melindungi kucing dari pengaruh cuaca seprti panas,hujan dan angin.

foto milik Ilaria, lisensi creative common CC BY-NC 2.0

Karena begitu pentingnya rambut bagi seekor kucing maka tidaklah heran jika kucing menghabiskan banyak waktunya untuk bersolek dengan menjilati rambutnya sendiri (self grooming), perilaku self grooming ini juga salah satu indikator kesehatan kucing dimana kucing yang sehat akan nampak sering melakukan self grooming.

Namun hidup tidaklah selalu sempurna, begitu juga dengan rambut kucing – terkadang rambut kucing nampak kusam, rontok ataupun kulitnya kering, kotor dan bersisik yang menyebabkan penampilan kucing berkurang kecantikannya. Biasanya penyebab dari masalah yang muncul pada kulit dan rambut kucing adalah:

  • Nutrisi: Untuk mendapatkan kulit dan rambut yang sehat, kucing memerlukan nutrisi yang baik dan mempunyai imbangan protein,karbohidrat,lemak, vitamin dan mineral yang seimbang. Jika nutrisi yang diperoleh kucing tidak tepat atau sulit dicerna maka tentu saja pertumbuhan kulit bdan rambutnya tidak optimal.
  • Berat Badan: Kucing yang kegemukan (obesitas) menjadi kesulitan bergerak untuk membersihkan rambutnya sendiri akibatnya bulunya nampak kusam dan tidak cemerlang.
  • Terlalu sering dimandikan: Memandikan kucing memang baik untuk membersihkan kotoran yang tidak diinginkan, namun terlalu sering memandikan akan berakibat rambut kucing menjadi kusut.
  • Usia: Kucing lanjut usia biasanya tubuhnya tidak lagi lentur dan mulai kesulitan bergerak atau gerakannya tidak lagi lincah, seperti juga kucing kegemukan maka kucing lansia biasanya kesulitan membersihkan rambutnya sendiri
  • Parasit: Baik parasit internal (cacing) maupun eksternal (kutu,pinjal,tungau) akan menyebabkan kucing kekurangan nutrisi yang selanjutnya menyebabkan gangguan pada kulit dan rambutnya.
  • Gangguan kesehatan lain: diabetis, penyakit autoimun, infeksi kulit juga akan menyebabkan gangguan pada kulit dan rambut.

Seperti kita ketahui, kucing menghabiskan banyak waktunya untuk merawat rambutnya sendiri akan tetapi pada keadaan tertentu kucing tetap memerlukan bantuan kita . Jika mendapati rambut kucing yang kusam, maka beberapa hal berikut bisa dijadikan dilakukan:

  • Pastikan kucing sehat dan tidak ada infestasi parasit: Bagaimanapun juga kucing yang tidak sehat atau terinfestasi parasit (baik internal maupun eksternal) tidak akan optimum penyerapan nutrisinya.
  • Pastikan nutrisi yang baik dan seimbang: Makanan kucing saat ini banyak didapat dengan mudah dengan harga yang bervariasi (bahkan variasinya bisa sangat lebar), pada prinsipnya kucing adalah karnivora yang butuh banyak protein hewani dan ini sulit didapat dengan harga murah. Jika merasa rambut kucing anda kurang bagus, kusam atau terlalu banyak rontok – cobalah mengganti pakan yang lebih “premium”. Jika sudah menggunakan pakan yang “premium” tapi masih juga belum ada perbaikan maka bisa dicoba suplemen minyak ikan, butuh beberapa minggu sebelum suplemen minyak ikan menampakkan hasilnya. Selain menambahkan suplemen minyak ikan, tidak ada salahnya dicoba makanan premium dari merk lain – bisa jadi merk dan formula tertentu lebih cocok dibandingkan lainnya dan hal ini bisa berbeda untuk setiap kucing.
  • Bantu kucing lansia untuk membersihkan rambutnya: Kucing lanjut usia yang sudah lamban gerakannya akan kesulitan membersihkan sendiri rambutnya, bantulah membersihkan bagian bagian tubuh yang sulit dijangkau sendiri.
  • Hindari terlalu sering memandikan kucing terlalu sering: Grooming sering diartikan sebagai memandikan kucing padahal tidak harus, kucing dengan rambut yang lebat membutuhkan grooming yang lebih sering dibanding yang berambut pendek namun tidak berarti harus sering dimandikan. Memandikan kucing yang membuat rambutnya basah jika tidak dilakukan dengan benar akan berakibat rambutnya kusut dan membuatnya kurang cantik. Kucing berambut panjang perlu tiap hari di grooming (disisir) namun memandikan sebaiknya hanya pada keadaan yang benar benar kotor atau berminyak.

Karena kondisi rambut merupakan cerminm dari kondisi kesehatan secara umum, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan terdekat apabila dirasa ada yang tidak beres dengan rambut kucing anda.

 

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Merawat Rambut Kucing Agar Nampak Cantik

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.