Normalkah Kucing Yang Mendengkur ?

Bergantung pada situasi dan kondisi, kucing yang mendengkur bisa merupakan hal yang normal (bukan gangguan kesehatan) namun bisa juga merupakan gangguan kesehatan yang perlu dikhawatirkan.

Dengkur sendiri merupakan suara yang ditimbulkan karena getaran (vibrasi) pada organ pernafasan bagian atas seperti hidung, faring  ataupun tenggorokan dan biasanya suara dengkuran ini terdengar pada saat kucing tidur.

Kucing yang berhidung pesek (brachicephalic)  seperti kucing persia seringkali merupakan kelompok atau golongan kucing yang paling sering memunculkan suara dengkuran, hal ini dikarenakan peseknya hidung yang merupakan hasil dari proses pemuliaan ( persilangan secara sistematis untuk mendapatkan kucing dengan karakteristik yang dikehendaki) menghasilkan kucing yang memiliki anatomi kurang alami sehingga organ organ pernafasan bagian atasnya cenderung  bergetar ketika dilewati udara (nafas).

Pada beberapa kasus, mendengkur merupakan indikasi adanya masalah dengan kesehatan, misalnya pada kucing dengan tubuh kegemukan (obesitas). Kelebihan berat badan akan menyebabkan adanya akumulasi lemak pada jaringan tubuh disekitar saluran pernafasan yang selanjutnya akan memicu munculnya suara mendengkur, selain pada kucing hal ini juga terjadi pada anjing dan juga pada manusia.

Suara mendengkur yang tidak sehat juga terjadi pada kucing penderita infeksi saluran pernafasan bagian atas (ISPA), suara dengkuran yang cukup keras terjadi karena adanya sumbatan cairan pada saluran nafas. Cairan ini muncul sebagai reaksi peradangan yang terjadi karena infeksi, infeksi yang dikarenakan bakteri atau virus biasanya lebih cepat sembuhnya dibanding dengan infeksi yang disebabkan jamur.

Selain mikroorganisme seperti bakteri, jamur ataupun virus – infeksi bisa juga dipicu adanya benda asing yang masuk ke hidung atau mulut misalnya serpihan rumput yang tajam juga memicu munculnya infeksi dan selanjutnya menimbulkan peradangan .

Selain hal tersebut diatas, tumor atau pertumbuhan jaringan yang tidak normal pada jaringan saluran pernafasan juga bisa menimbulkan suara mendengkur.

Cara paling sederhana untuk melihat apakah suara mendengkur pada kucing merupakan suara dengkuran normal atau dengkuran yang tidak sehat adalah dengan melihat konsistensi dengkuran, jika suara dengkuran yang muncul relatif sama intensitasnya dari waktu ke waktu maka biasanya dengkuran tersebut merupakan dengkuran yang tidak perlu dikhawatirkan. Sebaliknya jika suara dengkuran yang muncul makin hari makin keras apalagi dsisertai batuk dan bersin, maka segera konsultasikan dengan dokter hewan terdekat.

 

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Normalkah Kucing Yang Mendengkur ?

2 pemikiran pada “Normalkah Kucing Yang Mendengkur ?

  1. Halo Ryan, terima kasih masih ingat dengan kucred. Tanggal 15 Maret lalu dia genap 3 tahun usianya, pileknya masih terus berlanjut sampai hari ini. Walaupun demikian dia tetap berperilaku seperti kucing lainnya – makan dan minum biasa, sifatnya juga paling manja diantara kucing kucing yang lain.

    Kucingnya Ryan umur berapa? bagaimana gejalanya dan sejak kapan?

  2. Halo pak, saya ingin bertanya mengenai salah satu artikel lama bapak yang mengenai kucing pileh menahun (mohon maaf apabila bertanya di luar topik artikel ini)
    saya bertanya mengenai kucing bapak yang bernama kucred bagaimana keadaan kucing bapak saat ini? apakah masih pilek si kucred tersebut?

    Saat ini kucing saya sudah memiliki beberapa tanda dia menderita gejala FIP walau saya sendiri tidak bisa menentukan itu tipe yang basah atau kering

Silahkan tinggalkan komentar disini