Perkembangan Kucing Pada Usia 4 – 7 Bulan

Pada usia 2 bulan sampai 4 bulan, anak kucing makin menyesuaikan diri untuk mandiri, tubuhnya makin kuat dan mulai penuh rasa ingin tahu. Pertumbuhan dan pertambahan berat badan pada periode ini sangat cepat, sekitar 500 gram per bulan.Kita bisa amati pada usia ini anak kucing mulai suka melompat, memanjat dan mencakar. Periode ini adalah saat terbaik bagi pemilik untuk mengarahkan tingkah laku kucingnya.

Salah satu hal penting yang harus dilakukan pada periode ini adalah vaksinasi, memang sepintas biaya untuk vaksinasi kucing cukup mahal apalagi dalam satu tahun pertama seekor kucing biasanya mendapat vaksinasi minimal 2 kali. Akan tetapi perlu diingat bahwa apabila tidak mendapat vaksinasi maka seekor anak kucing menjadi rentan terhadap penularan penyakit (karena virus) ketika bergaul dengan kucing lain. Pada saat ini belum ada obat yang efektif untuk melawan virus, jadi jika seekor kucing terpapar virus penyakit (misalnya panleukopenia yang sangat ganas dan fatal) maka pada dasarnya tidak ada obat untuk melawannya, hanya kekebalan tubuh yang diandalkan untuk melawan virus.

Makanan pada periode 2 bulan sampai 4 bulan masih menggunakan formula yang sama dengan sebelumnya, karena pertumbuhannya yang cepat maka kita juga bisa amati konsumsi pakannya juga meningkat.

Anak kucing mulai kehilangan gigi susunya pada periode 4 bulan sampai 7 bulan, pada periode ini giginya berganti menjadi gigi permanen. Seiring dengan pergantian gigi ini – akan nampak kebiasaan barunya: suka menggigit atau menguyah apa saja termasuk tangan atau kaki kita. Baik pakan kering maupun pakan basah bisa diberikan pada anak kucing usia ini.

Selain pergantian gigi,menggigit dan mencakar cakar (untuk menghindarkan kucing merusak perabotan rumah, sebaiknya mulai disediakan scratching post),  pada periode 4 sampai 7 bulan anak kucing mulai suka bersolek atau grooming. Usia pubertas biasanya dicapai setelah usia 6 bulan,akan tetapi bisa saja kucing mencapai dewasa kelamin sebelum 6 bulan. Jika tidak dimaksudkan untuk dibiakkan, sangat disarankan untuk mensterilkan kucing pada sekitar usia 6 bulan ini.

Pada usia 6-7 bulan, seekor kucing yang diperbolehkan untuk keluar rumah – maka besar kemungkinan dia akan menjadi kucing yang suka roaming (keluyuran). Sterilisasi ( baik pada jantan maupun betina) akan membuat kucing menjadi tidak suka keluyuran.  

 

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Perkembangan Kucing Pada Usia 4 – 7 Bulan

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.