Mimisan Pada Kucing

Menurut KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia), mimisan adalah : keluar darah dari hidung (karena sakit kepala, jatuh, dan sebagainya). Tentu yang dimaksud KBI ini adalah mimisan pada “manusia”, namun sejatinya kucing juga mimisan atau dalam istilah medis biasa disebut sebagai epistaxis.

Epistaxis merupakan kondisi keluarnya darah secara tiba tiba (akut) dari lubang hidung,rongga hidung atau dari nasopharinx (perbatasan antara rongga hidung dan tenggorokan). Mimisan sringkali membuat pemilik kucing merasa gelisah dan pada kebanyakan kejadian mimisan pada kucing disebabkan karena trauma (benturan fisik) atau karena infeksi saluran pernafasan bagian atas. Pada keadaan tertentu mimisan bisa saja disebabkan oleh hal lain yang lebih serius.

Jika mendapati kucing yang mimisan, berikut adalah hal hal yang bisa dilakukan:

  • Buatlah kucing menjadi tenang karena kucing yang gelisah akan meningkatkan tekanan darah yang selanjutnya akan memperparah keluarnya darah.
  • Letakkan pendingin (bisa berupa ice pack atau es batu yang dibungkungkus) pada hidung, pada kucing yang berhidung pesek pastikan pendingin ini tidak menutupi lobang hidungnya. Pendinginan akan membuat pembuluh darah mengecil dan mempercepat pembekuan.
  • Hindari penggunaan obat obatan (terutama yang diminumkan) sebelum berkonsultasi dengan dokter hewan.

Jika usaha menghentikan perdarahan seperti diatas tidak bisa membuat darah berhenti mengalir, segera bawalah ke dokter hewan. Perlu juga diketahui bahwa kucing mungkin saja secara tidak sengaja menelan darah dari hidungnya sehingga setelah perdarahan selesai mungkin saja pup nya berwarna kehitaman karena gumpalan darah yang tertelan tersebut.

Jika harus dibawa ke dokter hewan, maka informasi berikut sangat membantu dokter dalam mengambil tindakan:

Beberapa penyebab terjadinya mimisan adalah: Tiak sengaja mengkonsumsi racun tikus, Gangguan fungsi hati, Virus FeLV (Feline Leukemia Virus), Virus FIV ( Feline Immunodeficiency Virus), gangguan pembekuan darah, kelainan pada sumsum tulang belakang, efek samping dari obat obatan, jamur dan walaupun jarang terjadi kanker juga merupakan salah satu penyebab mimisan.

 

Pengobatan yang diberikan tentu saja tergantung pada penyebabnya dan apabila diperlukan diberikan obat penenang supaya kucing mudah ditangani. Pengalaman saya beberapa kucing tidak langsung pulih ketika perdarahan terhenti, sering kucing nampak stress dan tidak mau makan selama beberapa hari terutama jika ternyata terdapat juga luka pada rongga mulutnya. Pada keadaan ini diperlukan terapi cairan (infus). Jika ada indikasi kucing kesulitan menelan, pemberian makanan dalam bentuk cair (bisa menggunakan makanan basah yang digerus lembut) akan membantu.

 

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Mimisan Pada Kucing

Silahkan tinggalkan komentar disini