Kucing ET

Bagi penggemar film fiksi ilmiah tentu mengenal istilah ET sebagai Extra Terrestrial atau mahluk luar angkasa, namun bagi mereka yang akrab dengan kucing (terutama para relawan yang bergaul dengan kucing jalanan) tentu mengenal ET sebagai Ear Tipping.

Ear Tipping adalah terminologi yang dipakai untuk tindakan operasi ringan untuk memotong sebagian kecil daun telinga, biasanya daun telinga sebelah kiri. Berbeda dengan cropping daun telinga pada anjing yang tujuannya semata mata untuk kosmetik maka ET pada kucing dipakai sebagai penanda bahwa kucing dengan ET adalah kucing yang sudah menjalani operasi pembuangan indung telur dan rahim atau yang lebih populer dikenal sebagai operasi Sterilisasi.

Bagi para relawan pecinta kucing, ET ini sangat bermanfaat untuk mencegah seekor kucing yang sudah di sterilisasi ditangkap kembali karena ketidak tahuan. Akan sangat kasihan si kucing jika ini terjadi dan harus dibuka perutnya kembali untuk kedua kali. Hal ini terutama berlaku bagi kucing jalanan (stray) yang tidak mempunyai rumah atau tidak ada yang merawatnya.

Tindakan memotong sebagian daun telinga ini biasanya dilakukan bersama dengan tindakan sterilisasi,hal ini dikarenakan pada saat tersebut kucing menjalani pembiusan total sehingga tidak membuat kucing merasa sakit. Dengan prosedur yang tepat, perdarahan akibat pemotongan ini dapat diminimalkan sehingga tidak membahayakan si kucing.

Walaupun ET bermanfaat sebagai penanda kucing yang sudah disterilisasi dan secara kesehatan tidak mempunyai efek negatif namun tidak dapat disangkal bahwa ET membuat kecantikan alami seekor kucing jadi berkurang. Saya tidak tahu apakah kucing juga merasa kecantikannya berkurang atau tidak jika daun telinganya dipotong sedikit, namun yang pasti pemilik kucing berhak untuk menikmati kecantikan seekor kucing secara utuh.

Saya sendiri tidak selalu menandai kucing yang sudah disterilkan dengan ET. Jika kucing tersebut akan dilepas liarkan maka saya sarankan untuk diberi penanda dengan ET namun jika jelas dan pasti akan dipelihara sendiri dirumah maka saya biarkan mereka memilih sendiri, bagaimanapun juga pemilik juga berhak untuk menikmati kecantikan kucingnya dengan caranya sendiri.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Kucing ET

Silahkan tinggalkan komentar disini