Telinga Kucing Mengeluarkan Nanah

Melalui pesan singkat, salah satu klien saya mengabarkan kucingnya tidak mau makan dan dari telinganya keluar cairan seperti nanah. Ketika saya lihat langsung, si kucing jantan berambut panjang seberat 4 kg tersebut nampak lesu dan malas bergerak. Daun telinga bagian dalam terlihat kotor coklat kehitaman, demikian juga dengan rambut di tepi daun telinganya nampak kotor dan menggumpal. Ketika saya rangsang dengan makanan, si jantan nampak tidak berselera memakannya.Singkatnya kucing ini menderita otitis atau radang telinga.

Telinga bagi kucing merupakan organ penting yang istimewa, 32 otot yang menyusun daun telinganya membuat daun telinga kucing bisa diarahkan untuk mencari sumber suara demikian juga kemampuan mendengar suara sampai frekuensi 100.000 Hz, jauh melebihi manusia yang cuma bisa 20.000 Hz. Sehingga gangguan telinga seperti otitis sangatlah mengganggu kucing.

Gejala otitis yang paling mudah dikenali adalah, kotornya lubang telinga kucing dan karena radang tersebut membuat kucing merasa tidak nyaman maka kita bisa melihat si kucing sering menggeleng gelengkan kepalanya dan nampak seperti menggaruk garuk. Pada keadaan yang lebih parah kucing bisa nampak sempoyongan karena gangguan keseimbangan tubuhnya.

Penyebab otitis yang paling sering adalah ear mites atau tungau telinga kucing (Otodectes cynotis),parasit kecil yang hidup dan berbiak dalam telinga kucing. Pada telinga kucing yang dihuni parasit ini biasanya ditandai dengan adanya penampakan kotoran gelap yang berlebihan dan berbau busuk pada telinga kucing, kotoran ini merupakan campuran antara lilin yang dihasilkan telinga dengan runtuhan jaringan dimana tungau tersebut hidup. Tulisan lebih jauh tentang ear mites ini bisa dibaca disini.

Selain ear mites (tungau telinga kucing), otitis juga bisa disebabkan jamur Malassezia, jamur ini sebenarnya biasa dan normal hidup di dalam kucing yang sehat namun bisa berubah menjadi merugikan pada keadaan tertentu misalnya perubahan iklim atau cuaca yang menyebabkan jamur tersebut tumbuh secara tidak terkendali.

Baik ear mites Otodectes cynotis maupun jamur Malassezia biasanya menginfeksi saluran telinga bagian luar dan biasa disebut dengan otitis externa , akan tetapi apabila diabaikan dan tidak segera ditangani infeksi bisa menjalar ke bagian tengah saluran telinga kucing. Infeksi saluran tengah ini biasa disebut sebagai otitis media dan apabila tidak juga ditangani dengan baik maka infeksi akan menjalar lebih ke dalam yang biasa disebut sebagai otitis interna.

Apabila infeksi sudah sampai di bagian dalam maka resiko rusaknya gendang telinga kucing lebih besar terjadi dan hal ini bisa berakibat kucing mengalami gangguan pendengaran baik sebagian maupun seluruhnya.Selain itu karena didalam telinga kucing juga terdapat organ sensorik yang berfungsi mengatur keseimbangan tubuh maka otitis interna juga berpotensi mengganggu keseimbangan tubuh kucing.

Dalam menangani kucing yang mengalami otitis, dokter hewan akan mempelajari sejarah kejadian serta melakukan pemeriksaan fisik pada telinga yang terkena, selanjutnya telinga akan dibersihkan dan diberikan obat yang sesuai. Apabila kucing berontak karena merasa sakit ketika dibersihkan maka mungkin dokter hewan akan memberikan obat penenang atau bahkan melakukan pembiusan.Pada keadaan yang sangat parah mungkin diperlukan tindakan operasi yang hanya bisa dilakukan di rumah sakit hewan yang memiliki peralatan dan tenaga medis yang memadai.

Pencegahan terjadinya otitis dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan, melakukan grooming secara teratur dan segera memeriksakan kucing ke dokter hewan apabila dirasa ada hal hal yang dirasa tidak wajar.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Telinga Kucing Mengeluarkan Nanah

6 pemikiran pada “Telinga Kucing Mengeluarkan Nanah

  1. Yusri Tri Pamungkas berkata:

    Dok kucing saya didiagnosa otitis yg sudah parah, kata dokter hewan kemungkinan bisa sampai mati, ada saran kah dok?

  2. Vanie berkata:

    Kucing saya juga kaya gitu. Udh 3hari gamau makan. Kuping bernanah trus kadang campur darah. Udh dibawa ke dokter. Udh dikasih obat tetes & disuntik. Tapi blm ada perubahan .malah memburuk. Dan kitten yg lain nya juga ikut tertular :'(

  3. Sebenarnya ada beberapa penyakit yang menunjukkan gejala sempoyongan, jadi sebaiknya dibawa ke dokter. Jika itu memang otitis maka dokter akan mencari penyebab utamanya-mungkin itu bisa berarti kutu telinga atau penyebab lainnya yang tersembunyi – baru kemudian diberikn pengobatan. Apabila belum memungkinkan dibawa ke dokter,bisa dilakukan tindakan pertama dengan membersihkan telinganya dengan cotton bud dan diberi obat tetes telinga.

    Saran saya, usahakan dibawa ke dokter terlebih dahulu.

  4. Wisnu Setoawan berkata:

    Dok kucing saya sampai sempoyongan dan saya baru tau itu gejala otitis bagaimana menyembuhkannya ?

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.