Amankah Vaksin Pada Kucing Hamil

Baru baru ini seorang teman bertanya, apakah akibatnya jika kucing yang sedang hamil diberi suntikan vaksin, apakah baik bagi si induk dan calon anaknya? atau malah sebaliknya?. Untuk pemberian vaksin yang pertama rasanya mustahil kucing dalam keadaan hamil, akan tetapi untuk vaksin ulangan yang diberikan setiap tahun ada kemungkinan kucing dalam keadaan hamil pada saat jadwal pemberian vaksin.

Pada dasarnya vaksin adalah bibit penyakit tertentu  yang sudah dilemahkan dan diberikan untuk merangsang terbentuknya zat kebal (antibodi). Antibodi merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang akan memerangi agen infeksi penyebab penyakit.Biasanya vaksinasi diberikan dengan cara disuntikkan di bawah kulit,beberapa vaksin ada yang diberikan dengan cara diteteskan ke hidung atau mata.

Pada saat ini di Indonesia, vaksin kucing yang dianggap harus dilakukan adalah vaksinasi terhadap Panleuopenia virus,Calicicivirus dan Rhinotracheitis virus serta Rabies.

Kecuali vaksin rabies,vaksin diatas merupakan vaksin live (vaksin hidup)atau sering juga disebut innactivated vaccine yang artinya dibuat dari virus hidup yang kemudian dilemahkan. Tujuan pemberian vaksin adalah untuk merangsang munculnya antibodi dan antibodi ini secara biologis akan menjadi senjata pamungkas melawan infeksi virus yang sesungguhnya (virus lapangan).

Adalah normal jika setelah pemberian vaksin kucing mengalami reaksi samping berupa demam atau menjadi nampak lebih lesu dari biasanya, hal ini terjadi karena di dalam tubuhnya terjadi reaksi penolakan terhadap vaksin yang diberikan. Sepanjang yang saya tahu, hal ini juga terjadi pada bayi(manusia) yang baru mendapatkan imunisasi.

Jika vaksin diberikan pada kucing yang sedang hamil, walaupun sang induk bisa menerimanya akan tetapi tidak demikian dengan janin yang dikandungnya. Vaksin tersebut dikhawatirkan akan masuk ke dalam janin yang tentu saja sistem tubuhnya belum siap atau tidak disiapkan untuk melakukan perlawanan. Kenapa saya katakan perlawanan, karena vaksin akan dianggap sebagai material asing oleh janin yang karenanya harus ditolak.Jika hal ini terjadi maka dikhawatirkan janin akan lahir dengan cacat atau bahkan janin gagal dilahirkan (keguguran).

Karena alasan diatas, maka memberikan vaksinasi pada kucing yang sedang hamil  sangatlah tidak dianjurkan, namun demikian sangat dianjurkan untuk memastikan calon ibu kucing mendapat vaksinasi yang cukup sebelum mengandung sehingga anak kucing yang dilahirkan mendapatkan kekebalan pasif dari induknya pada awal awal kehidupannya.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Amankah Vaksin Pada Kucing Hamil

Silahkan tinggalkan komentar disini