Kucing Bersin

Seperti juga kita manusia, terkadang kita melihat kucing nampak bersin bersin. Jika bersin hanya satu dua kali mungkin pemilik kucing tidak akan khawatir, namun bagaimana jika bersin berkali kali.?perlukah dibawa ke dokter atau dibiarkan saja sampai sembuh sendiri?.

Secara sederhana saya cenderung mengatakan bahwa jika kucing “hanya” bersin bersin saja dan nafsu makan serta minumnya masih baik tanpa disertai gejala lain (misal: keluar airmata atau air liur secara berlebihan), maka biasanya tidak perlu pemilik tidak perlu khawatir dan tidak harus dibawa ke dokter. Namun apabila selain bersin bersin, kucing juga menunjukkan gejala tersebut diatas – maka bisa jadi kucing tersebut sedang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan yang ini perlu ditangani oleh dokter.

Selain karena ISPA, bersin bersin pada kucing juga bisa disebabkan alergi (misalnya alergi terhadap serbuk sari bunga) dan diduga menjadi penyebabnya, maka cobalah untuk menjauhkan kucing dari tanaman bunga tersebut. Iritasi karena bahan aroma bahan kimia tertentu dan juga iritasi karena adanya benda kecil yang masuk ke hidung juga akan menyebabkan kucing bersin bersin.

ISPA pada kucing mungkin bisa disamakan dengan influenza pada manusia, pada kucing yang masih muda (kitten) dan kucing yang lanjut usia ISPA bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik.

Selain bersin bersin secara berlebihan, kucing yang terkena ISPA biasanya juga nampak lemah, tidak mau makan dan minum,batuk, suhu tubuh naik (demam), kesulitan menelan,nampak leleran dari mata atau hidung (bisa encer atau juga pekat dan bahkan bercampur darah),kelopak mata ketiga nampak kelihatan, dan karena kucing tidak mau minum maka akibatnya kucing menjadi dehidrasi yang nampak dari kulitnya menjadi tidak elastis jika dicubit.

ISPA seringkali disebabkan oleh virus yang kemudian diperparah dengan adanya infeksi bakteri. Sebagian besar kasus ISPA pada kucing dikarenakan oleh empat macam penyebab, dua virus yang menimbulkan gejala agak parah adalah Calicivirus dan Rhinotracheitis virus, sedangkan gejala infeksi saluran pernafasan bagian atas yang lebih ringan biasanya disebabkan oleh Chlamydia dan Reovirus.

Jika mendapati kucing muda (kitten)dengan gejala ISPA dan kucing tidak mau makan serta minum,maka tidak segeralah dibawa ke dokter namun sebagai pertolongan pertama hal hal berikut bisa dilakukan: bersihkan leleran yang ada dari mata atau hidung dengan kapas atau kain yang dilembabkan dengan air hangat,untuk merangsang nafsu makan berikan makanan basah yang dihangatkan sehingga berbau menyengat,sediakan cukup air minum dan lebih baik lagi jika menggunakan air yang diberi garam oralit.

Jika kucing nampak dehidrasi dokter akan memberikan terapi cairan (infus) untuk mengembalikan cairan yang hilang. Karena belum ada obat obat yang benar benar efektif untuk virus maka biasanya dokter akan memberikan obat untuk menghambat penyebaran virus dan juga obat obatan untuk mencegah munculnya infeksi bakteri tambahan.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Kucing Bersin

Silahkan tinggalkan komentar disini