Taurine, Penting Untuk Kucing

Ketika mampir di sebuah pet shop dekat rumah, kebetulan saya melihat ada produk menarik yang baru dijual di pet shop tersebut.Menarik bagi saya karena kemasannya yang mirip dengan kemasan makanan ringan untuk anak anak. Menurut pemilik petshop, produk tersebut adalah “vitamin” namun pemilik tersebut belum mengetahui manfaat dari produk tersebut untuk kucing. Setelah saya lihat, ternyata produk tersebut adalah suplemen taurine (salah satu asam amino esensial bagi kucing).Tulisan ini saya buat untuk memberikan gambaran tentang taurine dan apa pentingnya bagi kucing.

Taurine sendiri merupakan asam amino yang pertama kali diekstrasi pada tahun 1820 dari empedu sapi jantan,nama taurine sendiri diturunkan dari kata Taurus yang berarti sapi jantan.

Ketika manusia dan binatang menkonsumsi protein maka protein tersebut akan dipecah (supaya dapat diserap ke dalam tubuh) menjadi bagian kecil kecil yang disebut asam amino.Sebagian dari asam amino tersebut bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, namun sebagian lagi tidak cukup diproduksi oleh dan harus didapat dari luar (makanan). Asam amino yang harus diperoleh dari luar ini yang kemudian biasa dikenal sebagai asam amino esensial.

Kebanyakan mamalia (termasuk manusia) sanggup memproduksi sendiri taurine dari makanan yang dikonsumsinya, namun sayangnya sistem dalam tubuh kucing tidak mampu untuk memproduksi taurine dalam jumlah yang diperlukan oleh kucing.Untungnya kebutuhan taurine kucing ini bisa dipenuhi dengan mudah selama kucing memakan makanan yang mengandung protein hewani.Karena pada saat ini kucing rumahan tidak lagi menjadikan tikus sebagai makanan utamanya dan lebih mengandalkan makanan yang diberikan manusia maka hal ini tentu saja berpengaruh dengan pemenuhan kebutuhan taurine bagi kucing tersebut.

Secara teoritis, pabrik makanan kucing sudah memperhitungkan hal ini dan karenanya sudah memasukkan taurine dalam formulasi makanan yang mereka buat.Akan tetapi proses pabrikasi makanan kucing yang melibatkan proses pemanasan,penggilingan dan pembekuan berpotensi merusak sebagian kandungan taurine dalam pakan. Demikian juga dengan kucing yang diberi makanan homemade (buatan sendiri) biasanya tidak memiliki cukup kandungan taurine di dalamnya.

Asam amino taurine diperlukan kucing karena beberapa hal :

  • Berperan dalam pembentukan garam empedu yang berguna dalam
  • pencernaan lemak serta vitamin yang larut dalam lemak.
  • Berperan dalam menjalankan fungsi jantung,otak dan saraf
  • Penting dalam pembentukan sel retina mata
  • Untuk kesuburan dan pertumbuhan janin
  • Menjaga sistem kekebalan tubuh
  • Mengontrol kadar gula dalam darah

Walaupun efeknya lambat teramati, namun kekurangan taurine akan merugikan kucing karena hal hal berikut:

  • Degenerasi sel retina mata yang bisa berlanjut ke kebutaan,gangguan pada gigi dan rambut.
  • Gangguan pada jantung yang ditunjukkan: letih,lemah,hypothermia,dehidrasi dan kurang nafsu makan.
  • Pada kucing hamil: Gangguan kesuburan, gangguan pertumbuhan janin, keguguran, kelainan pada janin

Kekurangan taurine bisa diatasi dengan pemberian suplemen terutama pada makanan yang dibuat sendiri. Pada gangguan retina karena kekurangan taurine, pemberian taurine bisa menghambat kerusakan namun tidak bisa mengembalikan sel yang terlanjur rusak.Pada gangguan jantung cardiomyapathy yang belum parah, pemberian suplemen taurine bisa mengembalikan fungsi jantung namun pada keadaan yang parah tidak akan bisa mengembalikan kerusakan yang terjadi.

Karena taurin bersifat larut pada air maka kelebihan taurin dalam tubuh akan dibuang melalui air kencing.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Taurine, Penting Untuk Kucing

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.