Keracunan Parasetamol Pada Kucing

Paracetamol atau biasa juga disebut acetaminophen adalah obat pereda sakit dan penurun panas yang banyak dijumpai dan dipakai diseluruh dunia. Di Indonesia, obat ini bisa dijumpai dalam berbagai merek dagang, misalnya Panadol atau Paramex. Untuk manusia, obat ini relatif aman sehingga bisa dibeli dengan bebas di apotek atau toko obat dan bahkan di warung warung kecil di dalam kampung.Untuk konsumsi orang dewasa biasanya sediaan obat ini berupa tablet sedangkan untuk anak anak sediaan berupa sirup.

Karena mudah didapat dan aman untuk manusia,banyak pemilik kucing yang menyangka bahwa paracetamol ini juga aman dan bisa diberikan kepada kucing terutama ketika melihat kucingnya demam atau nampak mengeong kesakitan. Akan tetapi sebenarnya baik paracetamol berbentuk tablet maupun sirup sangat berbahaya untuk kesehatan dan tidak boleh dikonsumsi oleh kucing.

Mengapa Paracetamol tidak boleh diberikan ke kucing?

Pada semua spesies, sediaan paracetamol dipecah di dalam liver (hati), namun sayangnya pada kucing proses pemecahan obat ini didalam hari menghasilkan senyawa yang sangat toksik (beracun) yang bisa menyebabkan komplikasi yang serius. Kerusakan yang terjadi bisa berupa rusaknya sel hati dan penurunan kemampuan sel darah merah didalam menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Akibat dari rusaknya liver dan gangguan pada sel darah tersebut, maka kucing yang sengaja atau tidak sengaja mengkonsumsi paracetamol akan menunjukkan gejala seperti: lesu, mulutnya pucat dan kebiruan, kulit menjadi kekuningan, kesulitan bernafas dan pembengkakan pada wajah (muka) serta tapak kakinya. Jika tidak mendapat pertolongan segera keracunan paracetamol pada kucing bisa berakhir fatal.

Apa yang harus dilakukan jika kucing terlanjur mengkonsumsi Paracetamol?

Tidak ada saran yang lebih baik, selain membawanya ke dokter hewan sesegera mungkin.Jika si kucing memakan paracetamol belum terlalu lama,dokter mungkin akan memberi obat untuk menyerap obat yang masih ada didalam lambung kucing dengan tujuan mencegah obat agar tidak dipecah dan masuk ke dalam darah.

Namun apabila kucing memakan paracetamol sudah cukup lama dan diperkirakan sudah tersebar kedalam tubuh, dokter akan memberikan penawar racun (antidota) berupa obat yang namanya acetylcysteine. Bila dirasa perlu mungkin juga diberikan terapi larutan infus.

Bagaimana kemungkinan sembuhnya?

Kemungkinan kesembuhan sangat tergantung pada seberapa cepat kucing ditangani.Apabila pemilik segera menyadari bahwa kucingnya secara tidak sengaja menelan paracetamol atau mungkin sang pemilik dengan sengaja (karena ketidaktahuanya) memberikan paracetamol,maka sesegera mungkin bawalah ke dokter hewan. Semakin cepat ditangani maka kemungkinan sembuhnya semakin besar.

Bagaimana jika mendapati kucing demam ?

Kondisi suhu tubuh kucing diatas 39,2⁰C adalah hal yang tidak wajar namun bukan berarti selalu disebabkan demam. Suhu tubuh diatas normal bisa jadi karena demam sejati (true fever) namun bisa juga dikarenakan adanya apa yang disebut dengan hyperthermia yang disebabkan karena stress,aktivitas fisik tinggi (misalnya lari lari), suhu lingkungan yang panas atau karena serangan udara panas (heat stroke).Apabila menjumpai kucing yang ketika diukur temperatur rektalnya diatas normal namun nampak sehat maka sebaiknya pengukuran diulang dengan selang waktu 10–20 menit.

Pada demam karena infeksi diperlukan terapi atau pengobatan untuk menghilangkan penyebab infeksi.Penyebab infeksi bisa berupa virus,bakteri,jamur,parasit,tumor,proses peradangan pada organ tertentu.

Pada demam tinggi yang disebabkan oleh hyperthermia, suhu tubuh kucing bisa didinginkan dengan jalan membasahi rambutnya dengan air dingin, bisa juga dengan meletakkan kucing di dekat kipas angin untuk mendorong evaporasi, selain itu bisa dilakukan dengan meletakkan botol berisi air dingin pada ketiak atau leher kucing. Namun perlu dicatat bahwa apabila suhu tubuh kucing sudah bisa diturunkan ke level 39,4⁰C maka tindakan pendinginan harus dihentikan.

Pernah punya pengalaman dengan kucing yang mengalami demam?, bagikan pengalaman anda dengan menulis komentar disini.

 

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Keracunan Parasetamol Pada Kucing

Silahkan tinggalkan komentar disini