Otitis,Radang Telinga Pada Kucing

Telinga merupakan salah satu organ vital bagi kucing, susunan 32 otot yang ada padanya memungkinkan daun telinga kucing digerakkan 180 derajat sehingga sangat bermanfaat dalam melacak arah suara binatang buruannya,kucing juga mempunyai kemampuan menangkap gelombang ultrasonik sampai 100.000Hz (bandingkan dengan anjing yang hanya bisa menangkap sampai 35.000 Hz atau manusia yang hanya 20.000 Hz) sehingga telinga yang sehat sangatlah penting bagi seekor kucing.

Sebagaimana dengan organ tubuh yang lain, telinga kucing juga bisa mengalami gangguan kesehatan. Diantara gangguan kesehatan pada telinga kucing yang paling banyak terjadi adalah otitis.Secara sederhana otitis adalah kejadian radang karena infeksi pada telinga kucing dan berdasarkan letaknya bisa dibedakan menjadi : otitis externa (pada bagian luar telinga),otitis media (pada bagian tengah) dan otitis interna (pada bagian dalam).

Penyebab otitis yang paling sering adalah ear mites atau tungau telinga kucing (Otodectes cynotis),parasit kecil yang hidup dan berbiak dalam telinga kucing. Pada telinga kucing yang dihuni parasit ini biasanya ditandai dengan adanya penampakan kotoran gelap yang berlebihan dan berbau busuk pada telinga kucing, kotoran ini merupakan campuran antara lilin yang dihasilkan telinga dengan runtuhan jaringan dimana tungau tersebut hidup. Tulisan lebih jauh tentang ear mites ini bisa dibaca disini.

Selain ear mites (tungau telinga kucing), otitis juga bisa disebabkan jamur Malassezia, jamur ini sebenarnya biasa dan normal hidup di dalam kucing yang sehat namun bisa berubah menjadi merugikan pada keadaan tertentu misalnya perubahan iklim atau cuaca yang menyebabkan jamur tersebut tumbuh secara tidak terkendali.

Baik ear mites Otodectes cynotis maupun jamur Malassezia biasanya menginfeksi saluran telinga bagian luar dan biasa disebut dengan otitis externa , akan tetapi apabila diabaikan dan tidak segera ditangani infeksi bisa menjalar ke bagian tengah saluran telinga kucing. Infeksi saluran tengah ini biasa disebut sebagai otitis media dan apabila tidak juga ditangani dengan baik maka infeksi akan menjalar lebih ke dalam yang biasa disebut sebagai otitis interna.

Apabila infeksi sudah sampai di bagian dalam maka resiko rusaknya gendang telinga kucing lebih besar terjadi dan hal ini bisa berakibat kucing mengalami gangguan pendengaran baik sebagian maupun seluruhnya.Selain itu karena didalam telinga kucing juga terdapat organ sensorik yang berfungsi mengatur keseimbangan tubuh maka otitis interna juga berpotensi mengganggu keseimbangan tubuh kucing.

Dalam menangani kucing yang mengalami otitis, dokter hewan akan mempelajari sejarah kejadian serta melakukan pemeriksaan fisik pada telinga yang terkena, selanjutnya telinga akan dibersihkan dan diberikan obat yang sesuai. Apabila kucing berontak karena merasa sakit ketika dibersihkan maka mungkin dokter hewan akan memberikan obat penenang atau bahkan melakukan pembiusan.Pada keadaan yang sangat parah mungkin diperlukan tindakan operasi yang hanya bisa dilakukan di rumah sakit hewan yang memiliki peralatan dan tenaga medis yang memadai.

Pencegahan terjadinya otitis dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan, melakukan grooming secara teratur dan segera memeriksakan kucing ke dokter hewan apabila dirasa ada hal hal yang dirasa tidak wajar.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Otitis,Radang Telinga Pada Kucing

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.