Stres Pada Kucing

Sering teman teman pemilik kucing khawatir ketika kucingnya tidak mau makan dan khawatir kalau kalau kucingnya sakit. Hal ini wajar karena salah satu gejala kucing sakit adalah nafsu makan yang menurun atau bahkan menghilang. Namun sebenarnya bisa juga kucing menurun nafsu makannya karena mengalami stres.

Stres merupakan satu mekanisme alami yang terjadi dengan cepat pada tubuh kucing sebagai respon terhadap keadaan yang dirasa mengancam si kucing. Pada saat stres tubuh kucing mempersiapkan diri untuk dua kemungkinan : melawan ancaman tersebut atau melarikan diri.Jadi stres merupakan mekanisme alami yang normal dan seharusnya cepat selesai, namun apabila stres tersebut terjadi berkepanjangan maka hal ini menjadi tidak baik untuk kesehatan kucing.

Hal hal yang menyebabkan kucing stress diantaranya: perubahan pada dekorasi atau penataan rumah,perubahan pada tempat pakan dan minum atau toiletnya atau perlengkapan lain yang biasa dipakai kucing, tidak cukup tersedia perlengkapan yang dibutuhkan kucing, adanya kunjungan tamu yang tidak dikenali si kucing,adanya anggota keluarga baru, adanya binatang lain yang dimasukkan ke rumah, di bully oleh kucing tetangga atau kucing lain dalam rumah yang sama, dll.

Gejala gejala yang biasa ditunjukkan kucing yang mengalami stres antara lain:

  • Menjadi lebih suka menyendiri dan bersembunyi.
  • Sering nampak tidur (sebenarnya pura pura tidur) sambil mengamati keadaan sekitarnya.
  • Menjadi kurang bersahabat dengan orang orang disekelilingnya.
  • Nampak malas menggunakan peralatan yang biasanya dipakai.
  • Lebih sering nampak meringkuk dengan mata dipicingkan dan berusaha menjauh ketika didekati
  • Kurang berinteraksi dengan pemilik
  • Nafsu makan dan minum menurun
  • Nampak ketakutan
  • Mondar mandir dan nampak gelisah
  • Bulu nampak kusut
  • Nampak seperti menggaruk garuk tanah di dalam rumah.
  • Menjilat jilat tubuhnya (grooming) secara berlebihan

Apabila melihat gejala tersebut diatas terjadi, usahakan untuk memetakan kira kira kejadian apa yang mungkin menyebabkan kucing merasa terancam sehingga stres. Apabila stres terjadi karena adanya perubahan dalam rumah maka bantulah kucing bisa cepat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Apabila stres terjadi karena kucing merasa terancam oleh kucing lain yang tinggal serumah, maka pisahkanlah keduanya sampai keadaan stabil. Apabila si kucing merasa terancam kucing tetangga maka cegahlah kucing tetangga masuk.

Karena banyak gejala stres yang mirip atau sama dengan  gejala kucing sakit, maka jika stres yang dialami kucing terjadi berkepanjangan maka bawalah kucing ke dokter hewan dan jangan lupa bantulah dokter hewan dengan cara memberikan informasi sebanyak mungkin tentang hal hal yang terjadi pada si kucing sehingga menjadi stres.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Stres Pada Kucing

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.