Amankah Jika Dijilati Kucing?

Pernah dijilati kucing..?, lidahnya yang kasar serasa seperti kertas gosok sering membuat kita merasa geli atau malah kesakitan. Para pemilik kucing mungkin pernah atau bahkan sering dijilat jilat oleh kucingnya. Barangkali juga pernah terpikir, kenapa kucing melakukan ini? Apakah ini normal? Atau harus dilakukan ketika kita dijilat jilat oleh kucing?

Jilatan bagi seekor kucing merupakan salah satu pengakuan dari si kucing bahwa kita adalah bagian dari keluarganya. Hal ini berangkat dari ingatan si kucing yang ketika masih bayi selalu dijilat jilat oleh induknya. Ingatan ini kemudian diaplikasikan pada manusia yang dianggap dekat olehnya namun dengan cara terbalik.Menjilat merupakan cara kucing untuk menunjukkan perhatiannya kepada orang yang dianggapnya dekat, seperti dulu dia diperhatikan oleh induknya.

Induk kucing juga menjilat anaknya sebagai cara menandai bahwa si bayi adalah miliknya yang tidak boleh diganggu, ada ikatan sosial antara yang menjilat dan yang dijilat. Demikian juga anak anak kucing yang tidak lahir bersamaan saling menjilat sebagai ekspresi adanya ikatan sosial diantara mereka.Jadi ketika kucing menjilat kita, itu juga merupakan ekspresi bahwa si kucing merasa mempunyai ikatan sosial dengan kita.

Kucing yang disapih dari induknya terlalu dini akan kehilangan masa masa indah menghisap air susu induknya, hal ini yang kemudian dilampiaskan dengan menjilat jilat orang yang didekatnya. Salah satu indikator bahwa seekor anak kucing disapih terlalu dini adalah jika dia sering kneading (memijat mijat ) dan tidur pulas sambil purring (mendengkur) di pangkuan orang.

Bagi kucing “jilatan” dan “elusan” adalah cara untuk menunjukkan rasa sayang dan karena kucing tidak bisa mengelus maka dia menunjukkan rasa sayangnya dengan menjilat.

Kucing yang gugup dan stress juga cenderung untuk menjilat jilat, jadi jika dijilat seekor kucing secara berlebihan cobalah untuk mengelusnya supaya stress atau gugupnya berkurang.

Lidah kucing mempunyai tonjolan tonjolan yang disebut papilla, dan papilla ini tertutup oleh keratin (material yang sama dengan kuku). Karena itu jilatan kucing akan terasa kasar seperti kertas gosok. Fungsi utama dari struktur ini adalah sebagai alat untuk menyisir rambutnya, memisahkan rambut rusak dan yang sehat serta membersihkan kerak kerak yang ada di permukaan kulit.

Walaupun menjilat bagi kucing adalah ekspresi menunjukkan kasih sayangnya pada kita, namun bagi kita manusia – jilatan kucing ini sebenarnya tidak bermanfaat (bahkan seringkali malah terasa sakit) sebaliknya karena dalam air liur kucing terdapat banyak bakteri maka sebaiknya kucing tidak dibiarkan menjilati tubuh kita secara berlebihan, jika ini terjadi alhkan perhatiannya dengan hal lain dan jangan lupa cuci bersih bagian yang dijilat kucing dengan sabun.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Amankah Jika Dijilati Kucing?

3 pemikiran pada “Amankah Jika Dijilati Kucing?

  1. Aris Baskoro berkata:

    Tergantung kondisi, untuk kucing yang berambut pendek – jika kondisinya bersih tidak perlu dimandikan juga tidak apa apa.

    Kucing berambut panjang seperti kucing persia, perlu dimandikan untuk mencegah rambutnya kusut dan menggumpal karena akan menutup pori pori kulut serta menyebabkan gatal yang membuat kucing tidak meras nyaman dan nampak gelisah, seberapa sering? tergantung kondisi

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.