Bisakah Kucing Berambut Pendek Melahirkan Anak Berambut Panjang?

Beberapa waktu lalu saya membaca tulisan di FB dari seorang pemilik kucing yang mengawinkan seekor kucing betina berambut pendek dengan kucing jantan persia yang berambut panjang dengan harapan mendapat keturunan kucing yang berambut panjang juga, akan tetapi setelah si betina hamil dan akhirnya melahirkan, ternyata semua keturunannya berambut pendek. Bagaimana hal ini bisa terjadi?, apakah mungkin pasangan kucing tersebut melahirkan anak kucing yang berambut panjang?,atau seberapa besar peluang untuk mendapatkan keturunan kucing berambut panjang?

Pada dasarnya sifat fisik dan non fisik pada seekor kucing ditentukan oleh apa yang disebut sebagai gen. Gen sendiri merupakan suatu struktur kimia yang rumit yang kemudian berkaitan membentuk rantai dan disebut kromosom. Kromosom merupakan salah satu komponen dalam sel mahluk hidup (termasuk kucing) dimana didalamnya terkandung cetak biru yang akan menentukan sifat dan penampilan dari mahluk hidup tersebut.  

Sel tubuh kucing mempunyai 19 pasang atau 38 buah kromosom sedangkan sel kelamin (sperma atau ovum) hanya memiliki separuhnya ( 19 buah) kromosom. Sel kelamin hanya memiliki separuhnya karena ketika terjadi perkawinan antara jantan dan betina maka sperma dan ovum akan bersatu membentuk sel baru yang kembali memiliki 38 kromosom. Dengan demikian secara sederhana dapat dikatakan bahwa sifat dan penampilan seekor kucing ditentukan oleh 19 buah kromosom yang didapat dari ayah dan 19 buah kromosom yang didapat dari induknya.

Pada seekor kucing terdapat ribuan gen yang menentukan berbagai sifat dan penampilan kucing dan salah satunya adalah untuk menentukan rambut kucing pendek atau panjang.Sebuah gen mempunyai sepasang alela yang biasanya diberi simbol dengan sebuah huruf, satu alela didapat dari ayah dan satu alela didapat dari ibu. Alela dari gen yang mengatur  rambut kucing biasa diberi simbol L (untuk memunculkan tampilan rambut pendek) dan l (untuk memunculkan tampilan rambut panjang). Simbol l (huruf kecil) menunjukkan sifat resesif atau sifat yang tidak nampak apabila ada alela yang dominan (L).

Karena rambut panjang bersifat resesif, maka hanya kucing dengan kombinasi alela ll yang bisa memunculkan tampilan rambut panjang. Adapun tampilan kucing yang berambut pendek bisa berasal dari kombinasi Ll dan LL.Sayangnya kita tidak bisa mengetahui kombinasi alela dalam gen seekor kucing berambut pendek (apakah Ll ata LL) hanya dengan melihat penampilan fisik nya saja.

Jika seekor kucing jantan berambut panjang kawin dengan betina berambut panjang yang mana keduanya mempunyai kombinasi alela ll, maka masing masing kucing tersebut akan menyumbangkan satu alela (l) untuk anaknya, maka semua anaknya akan mempunyai gen dengan susunan alela ll (berambut panjang).Dengan demikian bisa dikatakan bahwa pasangan kucing berambut panjang akan menghasilkan keturunan yang pasti berambut panjang juga.

Jika seekor kucing berambut pendek dengan kombinasi alela LL dikawinkan dengan seekor kucing berambut panjang dengan alela ll maka kemungkinan kombinasi alela anak anaknya adalah :Ll ( rambut pendek),Ll(rambut pendek),Ll (rambut pendek),Ll (rambut pendek), dengan kata lain 100% anaknya akan berambut pendek.

Keadaan akan berbeda apabila kucing berambut pendek terebut mempunyai kombinasi alela Ll,yang mana apabila dikawinkan dengan kucing berambut panjang ( kombinasi alela ll) maka kemungkinan susunan alela anaknya akan menjadi: Ll (rambut pendek),Ll (rambut (pendek),ll (rambut panjang),ll (rambut panjang).Dengan demikian bisa dikatakan bahwa apabila kucing berambut pendek dengan susunan alela Ll dikawinkan dengan kucing berambut panjang, maka kemungkinan anaknya berambut panjang adalah 50% dan sisanya berambut pendek.

Demikian juga apabila kucing berambut pendek dengan kombinasi alela Ll dikawinkan dengan kucing berambut pendek dengan kombinasi alela yang juga Ll  maka anak anaknya akan mempunyai kombinasi alela : LL (pendek),Ll (pendek),Ll (pendek),ll (panjang). Dengan kata lain pasangan ini mempunyai anak dengan kemungkinan berambut panjang 25% dan kemungkinan berambut pendek 75%. Jadi tidak aneh apabila sepasang kucing berambut pendek melahirkan anak yang berambut panjang.

Adapun kucing yang berambut pendek dengan kombinasi alela Ll jika kawin dengan rambut pendek dengan kombinasi alela LL maka kemungkinan kombinasi alela anaknya adalah : LL (pendek) ,Ll (pendek),Ll (pendek) dan Ll (pendek). Dengan kata lain 100% anaknya akan berambut pendek.

Dengan berdasarkan teori genetika sederhana tersebut diatas, secara teoritis bisa dikatakan bahwa apabila kita menginginkan anak kucing yang berambut panjang atau berambut pendek bisa dengan mengatur pasangan ayah dan induknya.  

 

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Bisakah Kucing Berambut Pendek Melahirkan Anak Berambut Panjang?

2 pemikiran pada “Bisakah Kucing Berambut Pendek Melahirkan Anak Berambut Panjang?

  1. digma berkata:

    Terimakasih pengetahuannya. sangat bermanfaat.
    yang saya mau tanyakan, itu kan di contoh ada kucing bulu pendek beralela Ll, sedangkan di awal penjelasan bahwa l kecil mengindikasikan bulu panjang.
    Lalu darimana muncul l kecil di kucing bulu pendek? apa dari induk2 sebelumnya?

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.