Gagal Ginjal Pada Kucing

Gagal ginjal adalah keadaan dimana ginjal tidak dapat berfungsi normal untuk membuang kandungan zat beracun dalam darah sehingga menimbulkan gejala keracunan urea (uremia). Kejadian gagal ginjal bisa berlangsung dengan cepat (akut) atau berlangsung dalam jangka waktu yang lama, berminggu minggu bahkan berbulan bulan. Dalam jangka waktu yang lama, gagal ginjal bisa berakibat kematian.

Beberapa hal yang bisa menyebabkan gagal ginjal akut adalah:

  1. Adanya penyumbatan dalam saluran kencing, biasanya hal ini berkaitan dengan FLUTD (Feline Lower Urinary Tract Disease) atau Penyakit Saluran Kencing Bagian Bawah.
  2. Cedera  bagian perut, terutama apabila terjadi patah tulang panggul dan robeknya kandung kemih (vesica urinaria).
  3. Shock yang terjadi karena hilangnya cairan tubuh secara cepat.
  4. Emboli Arteri atau adanya gumpalan darah dalam pembuluh arteri terutama pembuluh arteri yang menuju ke ginjal.
  5. Gagal jantung yang berakibat turunnya tekanan darah dan turunnya aliran darah menuju jantung.
  6. Keracunan bahan kimia tertentu seperti memakan zat anti beku atau memakan bunga Easter Lily.

Sedangkan hal hal yang menyebabkan gangguan ginjal kronis, antara lain:

  1. Nephritis dan Nephrosis dimana biasanya terjadi gangguan pada tubulus ginjal dan bukan pada glomerulus.
  2. Penyakit menular seperti, Feline Infectious Peritonitis dan Feline Leukemia.
  3. Penggunaan zat anti peradangan pada kondisi tekanan darah rendah (misalnya pada saat menjalani pembiusan).
  4. Keracunan berbagai bahan kimia seperti akibat pemberian antibiotika tertentu dalam jangka waktu lama (polymyxin B, gentamycin, amphotericin B dan kanamycin). Logam berat seperti mercury, timbal dan thallium juga dapat meracuni ginjal.
  5. Kucing yang lanjut usia juga mempunyai kemungkinan terkena gagal ginjal.
  6. Gagal ginjal yang berlangsung lama (kronis) dan hyperthyroidism (produksi hormon yang berlebihan dari kelenjar thyroid) biasanya berjalan beriringan karena keduanya merupakan penyakit lanjut usia (geriatric). Pengobatan hyperthyroidism biasanya lantas menampakkan adanya gagal ginjal yang kronis.

Penyakit gagal ginjal biasanya tidak cepat teramati, kucing penderita gagal ginjal biasanya belum menampakkan gejala sakit sampai 70% nephron pada ginjalnya rusak. Sehingga ketika seekor kucing menunjukkan gejala gagal ginjal, biasanya kondisinya sudah terlanjur parah. Derajat keparahan penyakit ini akan nampak dari hasil pemeriksaan darah serta adanya perubahan yang nampak pada beberapa parameter.

Salah satu gejala adanya gagal ginjal adalah kucing berubah menjadi sering kencing, biasanya kondisi sering kencing ini dianggap sebagai keadaan normal padahal kucing menjadi sering kencing karena keadaan ginjalnya yang tidak berfungsi normal.Seringnya kucing kencing ini menyebabkan cairan banyak yang hilang dan kucing menjadi kehausan dan menjadi banyak minum.

Apabila gagal ginjal ini terus berlanjut, maka sistem fisiologis tubuh kucing akan menahan amonia, nitrogen, asam dan bahan buangan lainnya untuk tetap berada di dalam pembuluh darah (keracunan urea). Kucing yang mengalami gagal ginjal stadium akhir biasanya membuang kencing lebih sedikit dari keadaan normal dan lama lama bahkan tidak kencing sama sekali.

Gejala umum dari  gagal ginjal pada kucing biasanya berupa: lesu, lamban, hilangnya nafsu makan, berat badan menyusut, rambutnya kusam, lidah berwarna kecoklatan, adanya luka pada gusi dan lidah, nafas berbau tidak sedap seperti bau amonia, muntah, anemia, terkadang disertai pendarahan pada lambung, dan apabila berlanjut kucing menjadi koma serta menyebabkan kematian.

Diagnanosa gagal ginjal memerlukan pemeriksaan sinar X atau USG serta pemeriksaan darah. Biasanya pada darah akan nampak kenaikan level BUN (Blood Urea Nitrogen) atau kadar nitrogen dalam darah, kreatinin, dan phosphor. Pada kucing dengan gagal ginjal yang kronis, akan nampak gejala anemia.

Apabila gagal ginjal terdeteksi sejak dini sebelum terjadi kerusakan permanen pada ginjal maka besar kemungkinan kerusakan yang terjadi bisa disembuhkan.Namun apabila kerusakan sudah parah dan tidak bisa disembuhkan maka hemodialysis (cuci darah) atau pencangkokan ginjal menjadi alternatif penyembuhannya, kedua hal ini berbiaya sangat mahal dan membutuhkan fasilitas rumah sakit yang memadai dan keduanya tidak mudah didapati di rumah sakit atau klinik hewan di Indonesia.

Pada kasus gagal ginjal yang kronis dan terjadi kerusakan permanen yang tidak bisa disembuhkan, kucing masih bisa diperpanjang usianya dengan perawatan yang tepat dan memadai. Pada pasien demikian diperlukan konsumsi air yang cukup banyak untuk mengganti cairan yang hilang, perlu dipastikan tersedia air bersih dalam jumlah yang cukup. Apabila dimungkinkan, diberikan larutan infus melalui pembuluh vena dan apabila dilakukan sendiri di rumah bisa dilakukan melalui bawah kulit.

Pengobatan gagal ginjal pada kucing terutama dilakukan dengan mengganti cairan yang hilang. Pengaturan pakan yang sesuai dengan pemberian pakan yang tinggi kandungan protein dengan volume yang kecil untuk meminimalkan jumlah pospor dan nitrogen yang harus disaring ginjal.Diperlukan juga pemberian suplemen vitamin B , sodium bicarbonate (untuk keseimbangan asam basa). Pengobatan anti muntah diperlukan untuk menghambat gejala muntah. Aluminium hydroxide diperlukan untuk mengikat fosfor dalam darah. Serta pengobatan untuk memperbaiki anemia.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Gagal Ginjal Pada Kucing

8 pemikiran pada “Gagal Ginjal Pada Kucing

  1. Selamat pagi putri, sudah benar tindakan Putri mambawa ke dokter – dan karenanya tinggal melanjutkan apa yang sudah disarankan/diberikan dokter.

    Secara umum Putri bisa membantu dengan memberikan makanan khusus penderita gangguan ginjal – bisa didapat di pet shop terdekat.

  2. Putri berkata:

    Selamat pagi dok..saya putri,saya punya kucing usia 6bln,mengalami kelumpuhan secara tiba2 dan didiagnosa mengalami gagal ginjal oleh dokter hewan.selama 10hr ini saya ksh minum dan makan dgn cara disuapi krn kucing tsb tdk dapat berdiri.kira2 obat apa yg harus saya beri dan bisa didapatkan dimana?trima ksh sebelumnya

  3. Difla berkata:

    Terima kasih banyak atas jawabannya Dok, saya jadi agak lega. Sekarang kucing saya masih sehat walafiat ,setelah pulang opname dia lebih banyak minum air. Nampaknya sistem di tubuhnya sudah memberi sinyal kepadanya supaya banyak minum, mungkin lho ya…

  4. Selamat pagi Difla,

    Saya kurang paham parameter apa yang sudah mencapai ambang batas tersebut, saya yakin dokter yang menangani/memeriksanya lebih paham. Akan tetapi bahwasannya hasilnya masih baik itu menandakan bahwa tidak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan.

    Memperbanyak konsumsi air akan sangat membantu ginjal agar lebih sehat, caranya dengan memastikan cukup tersedia air bersih untuk minum dan lebih disarankan memberikan makanan basah dibandingkan makanan kering.

    Semoga membantu

  5. difla berkata:

    Dok, kucing saya (domestik, usia 3 tahun) habis diperiksa fungsi ginjalnya, dan hasilnya masih baik tapi di ambang batas… kira2 apa yang bisa saya lakukan untuk memperbaikinya ya Dok? matur nuwun sebelumnya…

Silahkan tinggalkan komentar disini