Apakah Kucing Juga Berpikir.?

Banyak orang termasuk para ahli biologi modern berpendapat bahwa binatang bertindak atau melakukan sesuatu berdasarkan insting semata seperti mesin yang secara bekerja secara otomatis. Pendapat yang berbeda disampaikan oleh Charles Darwin yang melihat bahwa insting pada dasarnya adalah tindakan yang dilakukan berdasarkan reflex dan binatang mempunyai kemampuan untuk berpikir,yang membedakan dengan manusia adalah derajat atau tingkat kemampuan berpikir dan bukan ada atau tidaknya kemampuan berpikir.

20160204_5DM2_1618
Sebagai karnivora yang hidup soliter, kucing tidak merasa tidak perlu tunduk dan patuh pada perintah

Dibandingkan dengan anjing, kucing seringkali dianggap lebih bodoh karena tidak seperti anjing yang penurut dan mudah melakukan perintah pemiliknya sedangkan kucing sulit dilatih dan enggan menuruti kemauan pemiliknya. Penilaian ini tidaklah tepat karena kita seharusnya melihat watak biologis dari kucing  dan anjing di alam. Anjing mempunyai watak biologis untuk hidup berkelompok di alam bebas sedangkan mempunyai watak biologis hidup soliter (menyendiri). Karena anjing hidup berkelompok maka dalam kelompok tersebut akan ada hierarki dimana akan terdapat “pemimpin” dan yang “dipimpin”, anjing yang dipimpin harus tunduk pada pemimpinnya, dengan kata lain dalam kelompok anjing diperlukan sikap “tunduk” dan patuh. Adapun watak biologis kucing di alam bebas adalah hidup soliter (atau menyendiri) yang secara alami kucing tidak perlu untuk tunduk pada perintah sehingga kucing tidak pernah belajar untuk “mengikuti perintah” seperti anjing.

Kucing banyak belajar dari meniru kucing lain, misalnya induk kucing akan mengajari anaknya berburu tikus dengan cara pertama kali membawa tikus buruan yang sudah mati kedepan anak anaknya (supaya dimakan anaknya), berikutnya dia akan membawa tikus yang belum mati ke depan anak anaknya (untuk melatih menangkap tikus), demikian seterusnya hingga anak kucing kemudian mempunyai kemampuan berburu seperti induknya.

Sejak ada di bumi ribuan tahun yang lalu insting kucing mengalami penyesuaian sesuai dengan dengan perubahan lingkungannya.Kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang baik dari kucing menyebabkan kucing dapat berbaur dengan binatang lain (termasuk manusia) relatif lebih baik dibandingkan binatang soliter yang lain, hal ini pula yang menyebabkan kucing bisa diterima manusia sebagai binatang kesayangan.

Contoh lain dari penyesuaian terhadap lingkungan adalah “tingkah laku teritorial”,dimana kucing memiliki batas teritori daerah kekuasaannya. Walaupun demikian kucing tidak selalu berpatroli mengelilingi batas wilayahnya untuk mengontrol wilayahnya dan kucing lebih banyak berdiam di area yang dianggapnya nyaman dan apabila tidak terdapat makanan pada tempat tersebut maka dia akan mencari ke tempat yang lebih luas.

Kucing memproses informasi yang masuk dan menentukan tindakan yang akan dilakukan,walaupun dengan cara yang berbeda dengan manusia-kucing juga berpikir.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Apakah Kucing Juga Berpikir.?

Silahkan tinggalkan komentar disini