Gigi Kucing

Sebagai hewan pemakan daging sejati, gigi kucing didesain untuk dapat secara cepat membunuh buruannya dan kemudian memotong atau mencabik menjadi ukuran yang dapat dimasukkan kedalam mulutnya. Seperti juga mamalia lainnya kucing memiliki dua pasang gigi, gigi susu dan gigi permanen. Gigi susu mulai tumbuh ketika anak kucing berusia tiga sampai delapan minggu. Gigi susu ini selanjutnya akan berganti dengan gigi permanen mulai usia 3 atau 4 bulan dan pada usia 6 bulan biasanya kucing sudah mempunyai gigi permanen penuh.

Kucing memiliki gigi taring yang panjang dan tajam, sangat efisien dan mematikan
Kucing memiliki gigi taring yang panjang dan tajam, sangat efisien dan mematikan

Gigi SeriGigi kecil yang terletak di depan, jarang dipakai namun berperan penting dalam memegang hewan buruan.Kucing memiliki 6 gigi seri pada rahang atas dan 6 gigi pada rahang bawah.Pada saat umur kucing bertambah tua, beberapa gigi seri mungkin akan terlepas.Pada saat pertumbuhan ada gigi seri yang tidak tumbuh.

Gigi TaringSebagai karnivora sejati kucing memiliki gigi taring yang panjang dan tajam, gigi ini yang paling nampak ketika mulut kucing terbuka. Bentuknya yang panjang dan tajam menjadi alat yang mematikan ketika menggigit mangsanya. Fungsi utama gigi ini adalah untuk menggigit dan membunuh binatang buruannya (terutama tikus dan burung). Kucing memiliki 4 buah gigi taring dimana masing masing dua gigi pada rahang bawah dan dua gigi pada rahang atas.

Gigi Geraham DepanTerdapat enam gigi geraham depan pada rahang atas dan empat gigi geraham depan pada rahang bawah. Gigi geraham depan kucing memiliki permukaan yang meruncing dan tidak memiliki permukaan untuk menggerus makanan ,gigi ini memiliki fungsi utama untuk  memotong daging serta tulang hewan buruannya menjadi bentuk yang lebih kecil dan cukup kecil untuk dimasukkan mulut.

Gigi GerahamTerdapat 2 gigi geraham pada rahang atas dan 2 gigi geraham pada rahang bawah. Fungsi gigi geraham serupa dengan gigi geraham depan yaitu untuk memotong daging dan tulang menjadi bentuk yang lebih kecil.Walaupun gigi geraham dan geraham depan mempunyai fungsi yang serupa namun keduanya memiliki struktur akar yang berbeda.

Di alam bebas kucing hidup dari memakan daging hewan buruan, aktivitas ini mengharuskan kucing menggigit daging dan tulang buruannya.Gerakan menggigit dan merobek dan memotong tulang ini menjadi cara kucing untuk menyikat giginya secara alami .Walaupun masih memicu perdebatan namun pakan kering yang banyak tersedia sekarang ini sering dianggap mempunyai fungsi yang sama dengan tulang sebagai “pembersih gigi” namun semua ahli tingkah laku hewan sepakat bahwa pemberian pakan dalam bentuk daging dan tulang yang belum diolah memiliki fungsi pembersihan gigi seperti memakan hewan buruan di alam bebas.

Seiring dengan pertambahan umur, kucing yang berusia lanjut mungkin akan kehilangan beberapa giginya secara alami. Akan tetapi kehilangan gigi juga bisa terjadi karena gangguan kesehatan.Penyakit yang paling sering adalah gangguan pada gusi, akumulasi sisa makanan yang menempel pada gigi kucing lama kelamaan akan menjadi plak yang dapat mengiritasi gusi yang apabila disertai masuknya bakteri bisa berlanjut menjadi radang gusi yang akan memperlonggar perlekatan gigi dan gusi.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Gigi Kucing

2 pemikiran pada “Gigi Kucing

  1. gigi permanen mulai muncul usia 3,5 – bulanan, saran saya ditimbang dulu kucingnya – biasanya steril dilakukan jika berat badannya sudah 2 kg atau lebih

  2. diefla berkata:

    Dok, saya nemu kucing, betina, masih kecil. Gigi seri bawahnya baru mulai tumbuh (gigi tetap, bukan gigi susu). Kira-kira usianya berapa ya? Kalau mau disteril sudah boleh atau belum? Terima kasih…!

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.