Rambut Kucing

Walaupun penggunaan kata bulu sudah jamak disematkan pada kucing, anjing dan mamalia lainnya, namun sebenarnya kata rambut lebih tepat digunakan. Sedangkan kata bulu lebih tepat disematkan pada unggas seperti ayam dan burung, karena tulisan ini secara spesifik membahas tentang kucing maka kata rambut digunakan untuk menggantikan kata bulu.

Kumis (whisker) merupakan salah satu dari empat macam rambut kucing .
Kumis (whisker) merupakan salah satu dari empat macam rambut kucing .

Bagi bangsa kucing rambut merupakan alat penting untuk mempertahankan hidup. Rambut melindungi tubuh kucing dari cuaca panas dan dingin serta air hujan. Bagi kucing yang hidup di alam bebas, warna dan corak rambut kucing juga berfungsi sebagai alat penyamaran yang sangat diperlukan untuk berburu maupun mempertahankan diri dari musuhnya.

Walaupun warna,corak dan panjang rambut bervariasi antar satu jenis kucing dengan kucing lainnya (misalnya kucing persia berambut panjang sedangkan kucing siam berambut pendek) namun struktur anatomi rambut pada dasarnya tidaklah banyak berbeda. Rambut tersusun atas keratin, suatu senyawa protein yang muncul atau tumbuh dari dalam folikel rambut (folliculus pili) yang ada di dalam kulit. Pada setiap folikel rambut terdapat satu rambut utama (guard hair) yang dikelilingi lebih kurang 15 rambut tambahan (secondary hair). Setiap rambut mempunyai akar yang tertanam di dalam kulit dan batang yang nampak dari luar. Biasanya kucing mempunyai 4 macam rambut: ground hair, guard hair dan awn hair serta whisker.

Down hair/undercoat/ground hair: Terletak di lapisan paling bawah, berupa rambut lembut yang biasanya berombak atau cenderung keriting. Bentuknya pipih dan tidak bisa berdiri tegak,jumlah down hair lebih banyak dari pada guard hair. Fungsi utama dari rambut ini untuk melindungi agar lapisan udara kering di dekat kulit tidak basah oleh air . Dengan kata lain rambut ini berfungsi yang berfungsi sebagai pengatur suhu.

Guard Hair : Merupakan rambut pada lapisan atas yang berukuran lebih besar dan lebih panjang dibandingkan downhair. Guard hair nampak seperti bulu yang muncul dari gerombolan downhair. Bagian ujung dari rambut ini merupakan rambut yang nampak dari luar tubuh kucing, mempunyai pigmentasi sehingga membentuk warna dan pola kucing dan berfungsi sebagai kamulfase. Rambut ini juga berfungsi menumpahkan air dan melindungi kulit kucing dari hujan dan radiasi sinar matahari. Guard hair merupakan rambut yang berdiri ketika kucing merasa terancam atau merasa takut.

Awn Hair : Rambut ini lebih panjang dari undercoat akan tetapi lebih pendek dari guard coat. Pada awalnya tumbuh sebagai guard hair namun sebelum sampai tengah perjalanan pertumbuhannya berubah menjadi rambut yang kecil dan berombak (mirip undercoat). Bagian bawah berfungsi seperti undercoat (thermoregulator) sedangkan bagian atas berfungsi seperti guard hair (menumpahkan air). Karena bentuknya yang kecil, bulu ini tidak bisa berdiri seperti guard hair.

Whisker: disebut vibrissae atau whisker merupakan sekelompok rambut kaku yang terletak di moncong kucing (dekat bibir dan hidung), diatas mata serta di bagian belakang kaki depan. Berbeda dengan rambut (bulu) kucing di bagian tubuh yang lain, di dalam rambut  yang kaku ini penuh tertanam saraf saraf kecil yang befungsi layaknya sensor sentuh. Whisker dapat disetarakan dengan GPS atau radar pelacak bagi seekor kucing. Saraf pada whisker sangatlah sensitif terhadap pergerakan udara di sekelilingnya, dengan merasakan perubahan pada arus udara – kucing bisa mendeteksi keberadaan benda benda disekelilingnya sehingga kucing dapat berjalan di dalam kegelapan.  Demikian juga kucing yang buta masih dapat berjalan dengan mudah didalam sebuah ruangan. Pada keadaan ini kucing menggunakan whisker seperti layaknya kita menggunakan telapak tangan untuk meraba raba dalam kegelapan.

Rambut kucing seringkali dijadikan tersangka atas alergi kucing. Banyak yang menduga bahwa alergi kucing disebabkan oleh bulu (rambut) kucing namun sebenarnya alergi ini disebabkan oleh protein bernama Fel D1 yang dapat ditemukan pada kelenjar minyak pada kulit kucing, air liur kucing dan air seni kucing. Fel D1 bersama dengan dander (serpihan kecil kulit kering) yang terlepas pada saat kucing grooming (menjilat jilat) rambutnya yang kemudian tersebar dan menempel dalam jangka waktu yang lama pada tempat tempat yang disukai kucing, misalnya: kasur,sofa,lantai, karpet, dll.

Karena kucing suka menjilat jilat rambutnya (grooming) dengan lidahnya sendiri maka terkadang akumulasi rambut yang lepas akan tertelan dan menjadi bola rambut (hairball) didalam perut, hal ini akan mengakibatkan gangguan pencernaan.Adanya hair ball ini bisa dicegah dengan menyikat atau menyisir rambut kucing secara rutin.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Rambut Kucing

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.