Bagaimana Kucing Bisa Melihat Dalam Kegelapan

Struktur mata kucing mempunyai hubungan yang erat dengan tingkah lakunya. Sebagai predator tangguh dengan aktifitas berburu terutama pada malam hari mata kucing mempunyai beberapa kelebihan (dan juga kekurangan) dibandingkan mata hewan lain (termasuk manusia) yang beraktifitas pada siang hari. Seperti juga kita, kucing mampu melihat sebuah objek secara tiga dimensi dengan baik. Dengan sudut pandang 200 derajat, kucing bisa melihat apa yang ada di sekitarnya dengan lebih leluasa, sebagai perbandingan sudut pandang mata manusia hanya 180 derajat. Seperti juga binatang nokturnal lainnya,perbandingan ukuran mata kucing terhadap tengkorak kepala relatif lebih besar jika dibandingkan dengan hewan yang beraktifitas pada siang hari.

mata kucing
Pupil mata kucing mengecil pada kondisi cahaya terang

Kemampuan kucing yang baik untuk melihat dalam keadaan minim pencahayaan diperoleh setidaknya karena tiga hal:adanya tapetum lucidum, struktur retina mata, pupil yang bisa membesar dan mengecil dengan cepat.

Tapetum lucidum (secara harfiah berarti “karpet cahaya”) merupakan organ yang terletak dibelakang retina, berfungsi seperti cermin yang memantulkan kembali cahaya yang masuk melalui retina untuk ditangkap oleh lagi reseptor cahaya pada retina. Karena adanya tapetum lucidum ini maka kucing bisa memanfaatkan dengan baik cahaya yang masuk walaupun intensitasnya kecil, pemantulan cahaya ini juga yang menyebabkan mata kucing nampak seperti mengkilat dan berpendar  jika dilihat dalam kegelapan.

Seperti juga pada manusia pada mata kucing terdapat retina (bagian mata yang berfungsi menangkap cahaya untuk kemudian diproses dan diteruskan ke otak).Pada retina ini terdapat cone (sensor untuk melihat dalam keadaan terang dan untuk membedakan warna) dan rod (sensor untuk melihat dalam keadaan intensitas cahaya yang rendah). Tidak seperti retina mata manusia yang mempunyai 3 macam type cone( masing masing berfungsi untuk melihat warna biru, kuning dan merah),retina mata kucing (dan anjing) hanya mempunyai 2 macam cone (untuk melihat warna biru dan kuning). Namun demikian jumlah rod yang ada pada retina kucing jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah rod yang terdapat pada retina manusia (juga hewan yang terutama hidup di siang hari). Adanya rod yang lebih banyak ini menyebabkan kucing mempunyai kemampuan lebih didalam melihat sebuah objek pada kondisi cahaya dengan intensitas rendah. Sebaliknya.oleh karena macam cone pada retina kucing lebih sedikit maka kemampuan kucing untuk membedakan warna jauh lebih rendah dari pada kemampuan manusia. Walaupun tidak buta warna namun kucing kesulitan melihat warna merah. Warna di mata kucing akan nampak sebagai warna yang cenderung lembut dan kabur.

Pupil mata kucing mempunyai struktur dan mekanisme kerja yang sangat mendukung untuk melihat dalam minim pencahayaan. Mata manusia dan juga hewan lain yang beraktifitas di siang hari mempunyai pupil yang berbentuk bulat yang bisa membesar atau mengecil berdasarkan intensitas cahaya yang masuk namun tidak bisa menutup dengan rapat, sedangkan mata kucing mempunyai pupil berbentuk seperti celah yang terdiri dari dua tirai yang bisa saling menumpang sehingga pupil mata kucing bisa menutup rapat. Kemampuan ini diperlukan kucing karena retina mata kucing lebih sensitif terhadap cahaya yang masuk. Gerakan membuka dan menutup pupil yang disebut juga sebagai dilatasi ini juga menunjukkan status perasaan kucing.

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Bagaimana Kucing Bisa Melihat Dalam Kegelapan

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.