Perawatan Bayi Kucing Yang Baru Lahir

Setelah melahirkan anak anaknya, induk kucing membutuhkan nutrisi yang lebih untuk dapat memproduksi air susu dalam jumlah yang cukup . Bayi kucing harus mendapatkan ASI (Air Susu Induk) pertama yang disebut “colustrum” dalam waktu dua jam setelah lahir, didalam colustrum ini terdapat antibodi atau zat kebal yang akan melindungi anak kucing dari berbagai macam penyakit selama 6 – 8 minggu usianya. Hal ini pula yang menyebabkan dokter hewan biasanya memberikan vaksinasi setelah usia anak kucing mencapai 8 minggu.

Seperti juga induknya, bayi kucing yang baru lahir harus mendapat perhatian khusus. Ketika lahir berat bayi kucing berkisar antara 90gr – 110 gram, apabila memungkinkan anak kucing ditimbang secara rutin. Apabila nutrisi yang induknya tercukupi maka bayi kucing akan bertambah berat badannya secara teratur, pertambahan berat badan bayi kucing selama 2 minggu pertama berkisar antara 10gr – 15 gr perhari. Pastikan areal bayi kucing selalu hangat ( lebih kurang 26 – 30 derajat celcius).

newborn kitten
ilustrasi bayi kucing yang baru lahir

Bayi kucing yang baru lahir belum bisa melihat dan mendengar, akan tetapi indra penciumannya sudah berfungsi – sehingga mereka dapat menemukan putting susu induknya, pada keadaan normal – bayi akan menyusu setiap 2 jam sekali dan akan tidur diantara waktu menyusu. Sampai umur 4 minggu, bayi kucing belum memerlukan makanan tambahan. Apabila sang bayi kurang mendapat asupan nutrisi dari induknya – maka dia akan menangis dan terus mencari putting susu induknya.

Bayi kucing ini juga belum bisa buang air besar maupun kecil, sehingga sang induk harus menjilat jilat pantatnya untuk merangsang keluarnya kencing maupun tinja. Apabila merawat kucing piatu (yang tidak ditunggui induknya), penting sekali peran kita untuk menggantikan peran induk kucing dengan cara memijat mijat dengan kain bersih dan hangat pada bagian sekitar anusnya. Kegagalan bayi kucing untuk buang air bisa mengakibatkan kematian.

Pada beberapa hari pertama setelah lahir, bayi kucing hanya tidur dan menyusu saja. Kelopak matanya belum akan terbuka sampai sekitar 10 -11 hari. Pada beberapa keadaan salah satu atau kedua kelopak mata tidak terbuka setelah 11 hari, hal ini bisa disebabkan beberapa hal ,misalnya: kelopak mata terkena cakaran bayi kucing yang lain secara tidak sengaja ketika mereka merangkak untuk menyusu, atau induk kucing menjilat pantat bayi kucing yang baru buang air sebelum menjilat kelopak mata bayi kucing – sehingga menempel kotoran pada kelopak matanya.

Apabila terdapat kerak atau kotoran pada kelopak mata kucing yang tidak terbuka, bantulah membersihkan kotoran tersebut dengan menggunakan kasa (bukan kapas) yang dibasahi air hangat dan di pijat pijatkan pada bagian mata yang belum terbuka. Lakukan hal ini dua kali sehari selama beberapa hari, paerlu diingat hal ini tidak serta merta membuat kelopak mata langsung terbuka akan tetapi akan membantu melunakkan kotoran yang ada.

Usuhakan tempat sekitar bayi kucing selalu bersih dan bebas dari gangguan hewan lain, termasuk kucing lain.

catatan:
photo by zelen/CC BY-NC-ND 2.0 

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Perawatan Bayi Kucing Yang Baru Lahir

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.