7 Penyebab Kucing Mengeong Terus Menerus

Adalah wajar jika kucing mengeong, namun jika dia mengeong terus menerus mengeong tanpa henti, mungkin sedang berusaha untuk mengatakan sesuatu. Dikutip dari situs catster.com, ini 7 alasan yang paling umum penyebab kucing yang tidak mau berhenti mengeong:

1.Sedang dalam masa birahi : Seekor kucing betina berumur lima atau enam bulan apabila tiba tiba mengeong tiada henti kemungkinan sedang dalam masa birahi dan sedang mencari jodohnya. Suara mengeong dari kucing yang sedang birahi memang terdengar memilukan dan terdengar serupa dengan suara kucing yang sedang kesakitan. Kucing seperti ini biasanya bertingkah laku manja dan akan menggoyang goyangkan tubuhnya jikalau dielus pantatnya. Tentu saja hal ini tidak berlaku bagi kucing betina yang sudah di sterilisasi.

2.Hyperthiroidismus:Hyperthyroidsmus adalah gangguan kesehatan pada kelenjar thyroid (terletak pada leher) yang menyebabkan produksi berlebihan dari hormon thyroid. Hormon ini mempunyai fungsi utama membantu metabolisme makanan, sehingga produksi yang berlebihan akan menyebabkan metabolisme yang berlebihan akibatnya kucing akan terus merasa lapar.

Walaupun kucing merasa lapar akan tetapi terjadi penurunan berat badan disertai suara mengeong terus menerus. Apabila menjumpai kucing dengan gejala seperti ini, segera bawa ke dokter hewan terdekat untuk diperiksa lebih lanjut.

3.Kehilangan penglihatan atau pendengaran: Apabila ada kucing tua yang menangis seperti kehilangan anak ketika lampu dimatikan, mungkin memang benar benar merasa kehilangan. Kucing yang buta atau tuli akan merasa kesulitan menemukan jalannya di dalam rumah dan bahkan tidak bisa mendengar suara pemiliknya.

4.Pikun: Seperti juga manusia, kucing juga bisa mengalami kepikunan. Kondisi ini biasa disebuta sebagai Feline Cognitive Dysfunction (Gangguan Kognitif pada Kucing),dimana kucing merasa ketakutan dan kehilangan orientasi. Pada keadaan ini ekspresi kucing adalah meraung dan meratap. Kucing yang mengalami kepikunan biasanya menjadi mudah marah, pola tidurnya berubah dan bahkan berak atau kencing secara tidak sadar.

5.Feline Hyperesthesia Syndrome:Mata kucing yang menderita Feline Hyperesthesia Sydrome atau gejala dimana kucing menjadi sensitif secara berlebihan bisa tiba tiba terlihat liar dan seperti gila seperti sedang mengalami halusinasi. Kucing akan beteriak dan meraung keras keras, perasaan (moodnya) berubah rubah. Kulit menjadi keriput dan gerakan udara pun akan membuatnya merasa sakit. Kucing akan menjilat jilat bulunya secara berlebihan dan terkadang menyebabkan bulunya menjadi rontok.

6.Merasa kesakitan: Kucing seringkali menyembunyikan rasa sakitnya, namun apabila kucing benar benar mengalami sakit yang luar biasa maka dia akan berteriak dan meraung raung.

7.Merasa kesepian atau bosan: Kucing tunggal yang merasa dekat dengan orang yang merawatnya bisa merasa kesepian ketika ditinggal pergi atau bahkan ketika ditinggal tidur. Dia akan mengeong terus sampai diperhatikan atau sampai mengalami kelelahan.

Catatan:

photo by Byron Chin/ CC BY-NC-SA 2.0

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

7 Penyebab Kucing Mengeong Terus Menerus

269 pemikiran pada “7 Penyebab Kucing Mengeong Terus Menerus

  1. Devy berkata:

    Dia udah melahirkan anaknya 2 bulan yang lalu. Sekarang dia bandel,kelakuannya seperti kucing liar. Berani naik ke atas meja,selalu lapar meski sudah dikasih makan,pup sembarangan. Padahal dulu ia pintar,pup di kamar mandi. Saya bingung gimana cara mengembalikan dia seperti dulu?

  2. Devy berkata:

    Dia udah melahirkan anaknya 2 bulan yang lalu. Sekarang dia bandel,kelakuannya seperti kucing liar. Berani naik ke atas meja,selalu lapar meski sudah dikasih makan,pup sembarangan. Padahal dulu ia pintar,pup di kamar mandi. Saya bingung gimana cara mengembalikan dia seperti dulu?

  3. Devy berkata:

    Saya punya kucing betina. Dia tu berisik banget,kalo mengeong tu kayak kucing birahi. Udah dikasih makan,saat di luar rumah & di dalem rumah jg tetep berisik. Malu ke tetangga!

  4. Devy berkata:

    Saya punya kucing betina. Dia tu berisik banget,kalo mengeong tu kayak kucing birahi. Udah dikasih makan,saat di luar rumah & di dalem rumah jg tetep aja berisik. Malu ke tetangga! 🙁

Silahkan tinggalkan komentar disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.