Pentingnya Kucing Juga Ikut KB (Keluarga Berencana)

Pada dasarnya kucing akan mencapai usia dewasa kelamin pada sekitar umur 5 – 8 bulan, pada saat itu kucing sudah siap untuk bereproduksi melahirkan anak anak kucing baru.Karena berbagai alasan, banyak orang yang tidak mempunyai cukup waktu dan keinginan untuk menternakkan kucing atau tidak ingin menambah jumlah kucing yang sudah dipunyai di rumahnya. Memandulkan kucing dengan kastrasi ada kucing jantan ( membuang testis) dan spaying/ panhisterektomi pada kucing betina (membuang indung telur dan rahim) tidak saja mencegah kelahiran yang tidak diinginkan, tetapi juga menekan tingkah laku kucing yang berhubungan dengan dewasa seksual.

Walaupun belum begitu populer di Indonesia (kecuali di kalangan penggemar kucing) , memandulkan ( mensterilisasi ) kucing betina memberikan banyak manfaat, diantaranya:

Pengendalian populasi: Adalah penting untuk memandulkan kucing betina sebelum kucing tersebut mencapai dewasa kelamin. Bergantung pada jenis kucing, dewasa kelamin ini bisa belangsung segera. Biasanya kucing betina mulai mencapai usia dewasa kelamin sekitar 6 bulan, dalam satu tahun seekor kucing betina biasa beranak sampai 3 kali.

Pengendalian gangguan: Kucing betina yang tidak hamil, biasanya mengalami siklus birahi setiap tiga minggu sekali. Pada saat itu kucing betina akan “memanggil manggil” kucing jantan dengan tingkah laku dan suaranya. Para kucing jantan yang datang biasanya menimbulkan masalah karena akan saling berkelahi untuk berebut betina dan juga kencing diberbagai tempat untuk menandai/ meneguhkan wilayahnya.

Berkaitan dengan  kesejahteraan : Anak kucing yang lahir tapi tidak diirawat dengan baik rentan terhadap bebagai penyakit menular, lebih jauh lagi banyak kucing yang tidak mendapatkan rumah dan menjadi kucing jalanan.

Berkaitan dengan  kesehatan: Kucing betina yang tidak dimandulkan lebih mudah terkena pyometra (infeksi pada rahim) dikemudian hari, juga berisiko lebih besar untuk menderita kanker payudara. Induk kucing yang menderita penyakit menular akan menularkan penyakitnya ke anaknya, bagaimanapun juga kehamilan dan kelahiran tidaklah tanpa resiko.

Berkaitan dengan sifat liar kucing : Kucing betina yang sedang mempunyai anak akan lebih aktif berburu untuk memberi makan anaknya, termasuk kemungkinan berburu binatang peliharaan lain disekitarnya.

Adapun pada kucing jantan, melakukan kastrasi memberikan manfaat sebagai berikut:

Pengendalian Gangguan: Kucing jantan yang tidak dimandulkan akan berkeliaran dan berusaha memandai wilayahnya dengan kencing , juga cenderung berkelahi dengan kucing jantan yang lain, hal ini sangat menggangu .

Berkaitan dengan  kesehatan: Kucing jantan yang berkelahi dapat menularkan penyakit menular seperi FIV (Feline Immunodefficiency Virus) atau FeLV (Feline Leukemia virus) , seperti juga resiko luka dan abses. Karena kucing dapat berkeliaran jauh , hal ini juga menaikkan resiko kecelakaan karena tertabarak kendaraan yang lewat.

Berkaitan dengan sifat binatang kesayangan: Kucing jantan yang tidak dimanduklan akan berkeliaran dan mungkin tidak pulang kerumah. Cenderung agresif kepada pemilik.

Pengendalian Populasi: Walaupun kucing jantan tidak bisa beranak sendiri, namun seekor kucing jantan bisa menyebabka banyak kucing betina hamil.

Dengan berbagai pertimbangan diatas maka sebaiknya kucing yang tidak direncanakan untuk diternakkan lebih baik dimandulkan saja, karena hal ini akan baik untuk kucing itu sendiri, pada pemilik maupun pada lingkungan sekitarnya.

catatan:
photo by Takuro Kikuchi/ CC BY-NC-ND 2.0

Orang Indonesia biasa, ayah dari dua orang anak,tinggal di Purworejo -kota kecil yang tenang di Jawa Tengah, penyuka fotografi dan kucing, alumnus Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Pentingnya Kucing Juga Ikut KB (Keluarga Berencana)

6 pemikiran pada “Pentingnya Kucing Juga Ikut KB (Keluarga Berencana)

  1. Terima kasih bu dokter sudah mampir di blog saya, mungkin yang dimaksud bu dokter tidak boleh adalah metode KB menggunakan preparat hormon yang disuntikkan. Sedangkan yang saya maksud KB disini adalah membatasi jumlah anak kucing yang dilahirkan dengan cara pengambilan indung telur kucing betina.

  2. iin berkata:

    sewaktu sy masih kerja di madiun sy sering KB kucing…krn minimnya pengetahuan sy…,sewaktu hijrah ke Bantul DIY..,praktek mandiri ..sy ditegur kolega2 sy…,kucing tdk dpt di KB lagi krn nanti berakiat pyometra…,semenjak saat itu sy ngak pernah meng KB kucing..

Silahkan tinggalkan komentar disini